Dalam pembukaan acara Tea Walk ini, Anies mengatakan bahwa pembinaan AS di lingkungan Pemprov DKI sangat penting karena mereka merupakan instrumen paling mendasar dalam melaksanakan semua rencana program gubernur dan wakil gubernur.
"Banyak (ASN) yang baik, tetapi ada pasti yang nakal dan bermasalah, tapi justru tanggung jawab kita sebagai pimpinan untuk membina, mengembangkan, termasuk dalam soliditas, solidaritas, dan kinerja," kata Anies.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anies mengatakan, para ASN merupakan sebuah rangkaian orkestra sehingga masing-masing orang memiliki peran dan tanggung jawabnya. Sebagai gubernur, Anies menyebut dirinya adalah dirigen yang bertugas memberikan komando kepada mereka.
Selain menyampaikan janji tersebut, dalam acara Tea Walk ini, Anies juga saling lempar pantun dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, di hadapan para satuan kerja perangkat daerah (SKPD) tersebut, baik mereka yang dari dinas, biro, maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI.
"Buah naga buah kedondong. Ayo, olahraga dong!" ujar Sandi disambut riuh rendah hadirin.
"Beli terasi di Kebon Bawang, makan teri di Menteng Dalam. Terima kasih sudah datang, walau hari telah menjelang," kata Anies.
Pada kesempatan yang sama, Anies juga melemparkan pantun berisi doa dan harapan agar dirinya dan Sandi mampu menata dan mengelola Ibu kota dengan baik.
"Beli kendi di sumur batu, dijual-jual di kebon teh. Anies-Sandi mohon doa restu semua, mari kita bersama-sama bangun Jakarta," ucap Anies. (has/has)