Pantauan CNNIndonesia.com, ribuan warga Nahdlatul Ulama (NU) atau Nahdliyin dan para santri telah memenuhi pelataran di bawah tenda yang disiapkan panitia. Tak hanya dari Jakarta, mereka datang dari berbagai daerah seperti Depok, Bogor, Tangerang dan Bekasi. Para santri kompak menggunakan pakaian dominasi warna putih.
Bendera merah putih telah dikibarkan di depan patung Proklamator RI Sukarno. Di sisi lain, Bendera Nahdlatul Ulama dikibarkan di depan patung Mohammad Hatta.
Lihat juga:Di Balik Sejarah Hari Santri Era Jokowi |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di samping itu, sejumlah pimpinan berbagai lembaga tinggi negara juga tampak hadir. Mereka yang hadir di antaranya Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, Ketua PBNU Said Aqil Siradj, serta Wakil Rais Aam PBNU Miftahul Akhyar.
Ribuan santri memadati pelataran Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat. Mereka menghadiri apel akbar dan kirab budaya Hari Santri Nasional. (CNN Indonesia/Hesti Rika) |
"Spirit Hari Santri pada tahun ini, kami ingin menumbuhkan semangat santri menjadi saudagar dan pengusaha. Ini jadi hikmah, bahwa pendiri NU Kiai Hasyim Asyari dulu juga seorang pengusaha dan bisa memberdayakan masyarakat sekitarnya," ujarnya.
Saat kampanye untuk Pilpres 2014, Jokowi menyatakan akan menetapkan satu hari sebagai Hari Santri Nasional saat terpilih sebagai presiden.
[Gambas:Video CNN]
