Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia Nahdatul Ulama (Lesbumi NU) menyerahkan tongkat milik pendiri NU KH Hasyim Asy'ari dan pataka dari Kerjaan Majapahit.
Said menyebut dua benda bersejarah itu sebagai simbol kebesaran nusantara dan NU. Dia berharap semangat perjuangan yang diwariskan kepada para leluhur bisa diteruskan generasi berikutnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyerahan dua benda bersejarah itu merupakan salah satu rangkaian penutup dalam kegiatan Apel Hari Santri Nasional. Rencananya, benda pusaka tersebut akan disimpan di kantor PBNU, Jalan Keramat Raya, Jakarta Pusat.
Lihat juga:Jalan Panjang 'Jihad' Saudagar Santri |
Apel Hari Santri Nasional ditutup dengan acara karnaval budaya di Tugu Proklamasi, Jakarta. (CNN Indonesia/Hesti Rika) |
Peserta karnaval berasal dari berbagai pondok pesantren dan sekolah. Identitas mereka terlihat dari spanduk yang dibawa di setiap rombongan.
Apel hari ini dihadiri sejumlah pimpinan berbagai lembaga tinggi negara seperti Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, Ketua PBNU Said Aqil Siradj, serta Wakil Rais Aam PBNU Miftahul Akhyar.
[Gambas:Video CNN]
Apel Hari Santri Nasional ditutup dengan acara karnaval budaya di Tugu Proklamasi, Jakarta. (CNN Indonesia/Hesti Rika)