“Saya beri tugas mengembangkan dialog dan kerja sama antaragama baik dalam negeri dan luar negeri,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Senin (23/10).
Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Jokowi di hadapan Din dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Agama Harus jadi Perekat Masyarakat Majemuk |
Jokowi menyebut penunjukan itu awalnya tak langsung diterima Din. Penunjukan baru diterima dua pekan setelah ditawarkan.
Jokowi mengatakan, target kerja Din terutama di dalam negeri harus mampu menjaga kerukunan antarumat beragama. Sementara itu, Indonesia juga harus lebih berperan aktif menjaga perdamaian di luar negeri.
Sejumlah persoalan di luar negeri yang menjadi sorotan di antaranya konflik di Afghanistan, Palestina, hingga permasalahan etnis Rohingya di perbatasan Myanmar dan Bangladesh.
Din sementara itu menyatakan, “ini perjuangan yang sesuai konstitusi. Saya berniat menjalankan ini sebagai pengabdian bangsa dan negara."