Dokter Penembak Mati Istri Serahkan Diri ke Polisi

Gloria Safira Taylor, CNN Indonesia | Kamis, 09/11/2017 18:12 WIB
Dokter Penembak Mati Istri Serahkan Diri ke Polisi Ilustrasi penembakan. (ThinkStock/ipopba)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dokter berinisial H yang diduga menembak mati istrinya, L, menyerahkan diri ke polisi. H menyerahkan diri ke Polres Jakarta Timur dan akan dibawa ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa.

H diduga telah mengeluarkan enam kali tembakan ke arah istrinya di Az-zahra Medical Center di Cawang, Kramatjati, Jakarta Timur, Kamis (9/11) siang. L yang juga seorang dokter langsung tewas di klinik tempatnya bekerja itu karena luka tembak parah. 
"(Dibawa) ke Polda ya, dia menyerahkan diri ke Polres dan dibawa ke Polda," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Kamis (9/11).

Argo mengatakan, pihaknya masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui motif penembakan tersebut. Selain itu H juga akan diperiksa untuk diketahui motif kejahatannya. 


"Masih olah TKP dulu, tunggu untuk pelaku diperiksa juga," ucapnya. 

Argo belum dapat menyebutkan barang bukti apa saja yang telah diamankan oleh polisi. Jenis senjata api juga masih dalam penyelidikan. 
"Kami belum tahu itu senjata api jenis apa, nanti labfor (laboratorium forensik) yang menilai," tuturnya. 

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo sebelumnya mengatakan, H diduga menembakkan senjata api kepada istrinya lantaran digugat cerai. H menyambangi L di klinik tempatnya bekerja. 

Setelah adu mulut, H pun mengeluarkan senjata api dan mengeluarkan enam kali tembakan yang menewaskan L. (sur)