Dokter Penembak Mati Istri Miliki Dua Senjata Api Rakitan

Gloria Safira Taylor, CNN Indonesia | Kamis, 09/11/2017 21:07 WIB
Dokter Penembak Mati Istri Miliki Dua Senjata Api Rakitan Ilustrasi. (ThinkStock/Brand X Pictures)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang dokter berinisial H yang menembak mati istrinya berinisial L di Jakarta hari ini tak hanya memiliki sebuah senjata api.

"Ada dua senjata api rakitan," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (9/11).

Senjata rakitan tersebut diketahui berjenis rakitan revolver. Namun, Nico belum dapat membeberkan apa alasan H memiliki dua senjata api rakitan tersebut. Polisi, kata Nico, masih melakukan penyelidikan.



Secara terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan hingga kini H masih menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mengetahui motif dari dugaan tembakan yang dilakukannya.

Penyidik, kata Argo, juga akan mengirimkan senjata milik H ke laboratorium forensik untuk diteliti.

"Senjata akan kami kirim ke labfor," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (9/11) malam.

H sendiri, kata Argo, masih belum mengakui secara rinci alasan dari perbuatan yang dilakukannya siang tadi. Dia hanya sesekali berbicara.

"Sampai sekarang masih diperiksa, pelan-pelan bicara," ujar Argo.


H diduga telah mengeluarkan enam kali tembakan ke arah istrinya di Az-zahra Medical Center, Cawang, Kramatjati, Jakarta Timur, Kamis (9/11) siang. L yang juga seorang dokter langsung tewas di klinik tempatnya bekerja itu karena luka tembak. H diduga menembakkan senjata api kepada istrinya lantaran digugat cerai. Keduanya telah menikah selama kurang lebih lima tahun.

Saat ini, Argo mengatakan, H dijerat dengan Pasal 340 dan 338 KUHP soal pembunuhan. (kid/asa)