Maju di Pilgub Jatim, Khofifah Masih Bungkam soal Jabatannya

Martahan Sohuturon, CNN Indonesia | Rabu, 06/12/2017 22:57 WIB
Maju di Pilgub Jatim, Khofifah Masih Bungkam soal Jabatannya Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa tengah disorot jabatannya karena berencana maju sebagai calon gubernur di Pilgub Jatim 2018. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Jakarta, CNN Indonesia -- Khofifah Indar Parawansa masih bungkam seputar masa depannya sebagai Menteri Sosial jelang pencalonan diri sebagai gubernur di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur 2018 mendatang.

Saat ditemui wartawan setelah mengikuti Sidang Kabinet di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat pada Rabu (6/12) petang, Khofifah hanya mengatakan akan menjelaskan hal tersebut pada waktu yang tepat.

Ia menolak menjawab saat ditanya apakah akan mundur atau menunggu diberhentikan Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Sosial.

"Nanti pada saatnya, deh," ucap Khofifah.

Di hari dan tempat yang sama, Jokowi di hadapan para menteri dan kepala daerah mengingatkan agar fokus bekerja menjelang tahun politik 2018-2019.

Kata Jokowi, ada banyak agenda strategis yang menjadi perhatian seperti Asian Games, dan Pilkada Serentak 2018. Hanya saja, dalam kesempatan tersebut Jokowi tak menyinggung mengenai para menteri atau kepala daerah yang berniat maju di Pilkada serentak 2018.

Di Pilgub Jatim 2018, Khofifah berpasangan dengan Bupati Trenggalek, Emil Dardak. Pasangan Khofifah-Emil itu telah dinyatakan didukung Partai Demokrat, Golkar, dan Hanura.

Selain tiga partai tersebut, dua partai lain yakni NasDem dan PPP pun disinyalir akan memberikan dukungan serupa.

Pesaing Khofifah-Emil dalam Pilgub Jatim ialah Saifullah Yusuf alias Gus Ipul-Abdullah Azwar Anas, yang resmi didukung Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Tiga partai lain yaitu Gerindra, PAN, dan PKS belum menentukan sikap. Mereka masih menggodok nama untuk poros baru, atau bisa pula mendukung antara Khofifah atau Gus Ipul.

Khofifah juga telah mengirimkan surat ke Jokowi untuk membahas pencalonannya sebagai gubernur Jawa Timur 2018 pada Senin (27/11) silam.

Menanggapi surat itu, Jokowi mengatakan akan mengatur waktu bertemu Khofifah.

Dia mengatakan, belum dapat berkomentar banyak mengenai hal itu sebab belum bertemu dengan Khofifah. 

"Sudah saya baca. Mungkin kalau enggak hari ini, besok saya undang,” ujar Jokowi di Lapangan Monas pada Rabu (29/11) lalu. (wis/wis)