Risma Jadi Juru Kampanye Gus Ipul-Anas

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Rabu, 06/12/2017 21:21 WIB
Risma Jadi Juru Kampanye Gus Ipul-Anas Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini akan menjadi juru kampanye pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf dan Abdullah Azwar Anas. (CNNIndonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini akan menjadi juru kampanye untuk pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Abdullah Azwar Anas (Mas Anas) dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018.

"Bu Risma nanti akan jadi jurkam Gus Ipul-Mas Anas. Selama ini Bu Risma juga termasuk juru kampanye nasional. Beliau ini adalah salah satu contoh sukses kepala daerah PDI Perjuangan," kata Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Sri Untari, Rabu, (6/12).

Untari mengatakan, selain Risma, beberapa kepala daerah di Jawa Timur yang merupakan kader PDI Perjuangan juga akan ikut menjadi juru kampanye, khususnya di kabupaten/kota masing-masing.


Selama kampanye untuk Gus Ipul-Anas, para kepala daerah, nantinya akan mengajukan izin cuti ke pemerintah sehingga tidak mengganggu aktivitas sebagai seorang bupati/wali kota.

"Aturannya seperti itu. Kalau memang ada jadwal kampanye maka harus cuti hari itu," kata Untari yang kini juga menjabat sebagai Sekretaris Tim Pemenangan Gus Ipul-Mas Anas ini.

Sementara itu, selain Risma dan beberapa kepala daerah dari PDI Perjuangan, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri juga akan diturunkan untuk memberikan motivasi serta semangat pada seluruh elemen agar memenangkan Gus Ipul.

"Sekali-sekali nanti ibu (Megawati) akan turun. Begitu juga dengan pimpinan PDI Perjuangan lainnya," ujar dia.

Dua Srikandi

PDIP dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga telah menetapkan dua srikandi, yakni Hikmah Bafaqih dan Sri Untari menjadi tim pemenangan pasangan Gus Ipul-Anas

"Ini sesuai surat dari DPD PDI Perjuangan dan DPW PKB. Bu Hikmah ditunjuk sebagai Ketua Tim Pemenangan dan Bu Untari sebagai Sekretaris Tim Pemenangan," tutur Gus Ipul.

Menurut Gus Ipul, selain keputusan dari partai pengusung, penunjukkan dua srikandi ini juga karena keduanya dinilai memiliki kapasitas, kemampuan serta jaringan yang luas. Selain itu, keduanya juga memiliki pengalaman memimpin organisasi.

"Bu Hikmah misalnya, berpengalaman menjadi Ketua Fatayat NU Jawa Timur, sedangkan Bu Untari adalah Sekretaris DPD PDI Perjuangan," katanya.

Gus Ipul menjelaskan, dua srikandi ini memiliki tugas untuk menyusun personel pemenangan tingkat provinsi dan menindaklanjutinya dengan membentuk tim pemenangan di seluruh kabupaten/kota se Jawa Timur.

"Target pembentukan tim pemenangan akan dilakukan selama dua hingga tiga minggu ke depan atau pada akhir Desember 2017, tim pemenangan ini juga sudah terbentuk hingga ke tingkat kabupaten/kota," ucapnya.

Gus Ipul mengungkapkan, tim pemenangan ini, akan didukung beberapa tim.

"Selain tim yang diketuai oleh Bu Hikmah dan Bu Untari, juga sudah ada tim dari PKB, PDI Perjuangan dan tim relawan," katanya.

Gus Ipul menuturkan, tim PKB dan PDI Perjuangan, bahkan sudah jalan lebih dulu. Tim PKB dan PDI Perjuangan, murni berjalan dengan inisiatif dan dana sendiri dari masing-masing partai. Mereka telah bekerja dengan merancang kerja sendiri dan bahkan membiayai sendiri kerja-kerja pemenangan tersebut.

Sedangkan untuk tim relawan, saat ini di beberapa kota juga sudah berjalan.

"Relawan ini bekerja sesuai inisiatif masyarakat sendiri dan dibiayai sendiri oleh masyarakat. Namanya relawan maka mereka bekerja suka rela," ucap dia.

Terkait relawan, Gus Ipul berpesan agar para relawan bisa melakukan kerja pemenangan dengan cara yang tidak melanggar aturan, namun tetap sopan dan tidak membebani masyarakat.

"Kalaupun ada sumbangan dari masyarakat sifatnya juga sukarela dan harus dilakukan pengelolaan dengan penuh tanggung jawab," ujarnya.

Abdullah Azwar Anas mengatakan, selain merampungkan penyusunan personel tim pemenangan hingga ke tingkat kabupaten/kota, saat ini visi dan misi Gus Ipul-Mas Anas juga akan segera selesai disusun.

"Sudah 90 persen visi dan misi Jatim ke depan kami susun dengan melibatkan beberapa ahli. Minggu depan mudah-mudahan bisa tuntas," kata Anas.

Sementara itu, Hikmah mengaku dirinya dan Sri Untari sudah lama berteman sehingga dia yakin akan bisa melakukan kerja-kerja pemenangan dengan mudah.

"Ada dua partai besar yang saat ini bergabung yakni PKB dan PDIP, tentu tidak mudah. Namun saya dan Bu Untari ini sudah sahabat sejak lama sehingga kami yakin akan bisa bekerja bareng untuk mensolidkan kekuatan PKB, PDIP dan para relawan demi kemenangan Gus Ipul-Mas Anas," ucap Hikmah.

(dik/djm)


BACA JUGA