"Persiapan tahun baru kami sudah siapkan namanya Operasi Lilin. Tadi saya sudah kumpulkan semua Kapolda, kerawanan yang utama yang kami waspadai adalah terorisme," kata Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian di Kompleks Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat pada Rabu (6/12).
Operasi Lilin ini akan dimulai sebelum Natal pada 22 Desember dan selesai setelah Tahun Baru pada 3 Januari 2018.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini juga cukup panjang liburnya. Kami akan gunakan pola persis sama seperti Lebaran lalu. Insya Allah aman," ucap mantan Kapolda Papua itu.
"Kemungkinan Senin atau Selasa kami akan rakor (rapat koordinasi) bersama," ucapnya.
Menurutnya, kepala kepolisian satuan wilayah dari tingkat sektor hingga resor harus 'membersihkan' pelaku tindak kejahatan ini.
Tito mengancam akan mencopot jabatan kepala kepolisian satuan wilayah dari tingkat sektor hingga resor yang tidak bisa 'membersihkan'pelaku tindak kejahatan ini.
"Preman, calo, dan tukang bius di bandara, pelabuhan, stasiun, harus bersih. Yang enggak bisa bersihkan, ya saya copot," kata dia.
Namun, Tito menegaskan, jajaran kepolisian akan mengambil langkah penegakan hukum bila masih menemukan aksi razia liar menjelang Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.
"Kalau ada yang melanggar, lakukan penegakan hukum. Itu tugas jajaran saya tadi," tuturnya. (has)