Tim Anti-Bandit Tangkap 153 Preman di Surabaya

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Jumat, 08/12/2017 06:49 WIB
Tim Anti-Bandit Tangkap 153 Preman di Surabaya Ilustrasi. Polisi memberi pengarahan pada preman yang terjaring razia saat rilis di Mapolres Bogor, Cibinong, Jabar, Senin (15/6). (ANTARA FOTO/Jafkhairi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tim Anti-Bandit Sat Reskrim Polrestabes Surabaya menjaring lebih dari 153 preman di beberapa wilayah di Surabaya, Kamis (7/12).

Penjaringan preman-preman jalanan dilakukan untuk menjamin keamanan Natal dan tahun baru 2018.

Operasi premanisme yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Leonard Sinambela ini digelar selama tiga jam pada pukul 12.00-15.00 WIB dengan menyasar lokasi acak.

Dari hasil operasi, polisi mengamankan preman-preman jalanan mulai dari tukang parkir liar hingga tukang palak yang biasa beroperasi di sejumlah ruas jalan.

"Mereka dibawa ke Mapolrestabes Surabaya untuk kami data dan nantinya kami lakukan pembinaan," tuturnya.


Leonard menambahkan, kehadiran preman jalanan itu meresahkan karena tak jarang para tukang parkir liar mematok tarif parkir yang tak sesuai dengan aturannya.

"Lebih parahnya lagi para tukang palak ini yang biasa meminta uang ke pengguna jalan sebesar Rp50 ribu hingga Rp100 ribu," katanya.

Operasinya penjaringan preman tersebut dilakukan secara acak meliputi Jl Indrapura, Jl Demak, Jl Dupak, Jl Kalibutuh, Jl Semarang, Jl Kranggan, Jl Rajawali, Jl Kapasan, ke Jl Kapasari diteruskan ke Jl Gembong dan berakhir di Jl Kusuma Bangsa Surabaya.

Rencananya, operasi premanisme akan terus digelar hingga menjelang akhir tahun. "Kami ingin memberikan rasa aman kepada masyarakat yang ingin merayakan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018," ujar AKBP Leonard.

(dik/gil)