Saat ini, Airlangga menjadi satu-satunya menteri dalam Kabinet Kerja yang merangkap sebagai ketua umum partai politik.
"Munaslub kan baru berjalan. Ini nanti tunggu Munaslub, baru bisa saya jawab," kata Jokowi di JCC, Senin malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Golkar Sokong Jokowi di Pemilu 2019 |
Kehadiran Jokowi di JCC malam ini menjadi penanda Munaslub Golkar dibuka. Sementara itu, Munaslub dengan agenda utama pengukuhan Airlangga sebagai Ketum akan dilakukan dan diakhiri esok hari.
"Banyak pertimbangan. Pertimbangannya satu A, dua B," kata Jokowi sambil tertawa.
Lihat juga:Presiden: Saingan Berat Golkar itu Cuma PDIP |
Aturan rangkap jabatan menteri sekaligus ketua umum partai memang tidak diatur dalam undang-undang. Namun, di awal pemerintahan, Jokowi menegaskan anak buahnya tak boleh merangkap jabatan.
Sejumlah tokoh pernah melepas jabatannya sebagai ketua partai saat bergabung dalam pemerintahan Jokowi. Misalnya mantan Kepala BIN Sutiyoso yang sebelumnya merupakan Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dan Menko Polhukam Wiranto yang telah mengundurkan diri dari Ketua Umum Hanura.