Sandi Ubah Sebutan Kepulauan Seribu Agar Jadi 'Beranda' DKI

Tiara Sutari, CNN Indonesia | Sabtu, 23/12/2017 09:55 WIB
Sandi Ubah Sebutan Kepulauan Seribu Agar Jadi 'Beranda' DKI Wagub DKI Sandiaga Uno tak ingin Kepulauan Seribu selalu bagian 'belakang' Jakarta. Dia ingin mengubah imej gugusan pulau itu sebagai bagian beranda Jakarta. (CNN Indonesia/Tiara Sutari).
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno memastikan akan menjadikan Kepulauan Seribu sebagai beranda depan Jakarta. Dia ingin mengubah paradigma kebanyakan masyarakat yang menganggap Kepulauan Seribu sebagai bagian dari 'belakang' Jakarta.

"Motivasi bahwa sekarang ini Kepulauan Seribu ini bukan lagi bagian belakang DKI, tapi akan menjadi beranda," kata Sandiaga di kawasan Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jakarta, Jumat (22/12).

Dia pun ingin mengubah penyebutan Kepulauan Seribu menjadi Jakarta Kepulauan Seribu. Alasannya, agar masyarakat bukan hanya di Jakarta, tapi di seluruh dunia tahu bahwa Kepulauan Seribu adalah bagian penting dari Ibu Kota.



"Kami menyebutnya tidak lagi Kepulauan Seribu, tapi Jakarta Kepulauan Seribu. Ini penting agar semua orang tahu bahwa Jakarta adalah bagian dari Kepulauan Seribu, dan Kepulauan Seribu adalah bagian dari Jakarta," kata dia.

Lebih lanjut, Sandi juga ingin menciptakan berbagai kegiatan untuk mendompleng pariwisata di beberapa Pulau yang berada di Kepulauan Seribu. Mengingat kata Sandi, pulau-pulau yang berada di kawasan ini memiliki aset wisata yang melimpah, mulai dari wisata bahari, wisata kuliner, wisata sejarah, hingga wisata ekologi dan ekosistem khusus DKI Jakarta.

Karena itu, Sandi pun mulai merencanakan langkah-langkah yang dia sebut sebagai langkah inovatif untuk mewujudkan pariwisata modern berbasis kearifan lokal di Kepulauan Seribu.


"Banyak sekali lokasi wisata di sini, ini langkah yang bagus selain untuk memajukan Kepulauan Seribu, kita juga bisa menciptkan lapangan kerja sebanyak-banyaknya," kata Sandi.

Selama kurang lebih 60 bulan masa kerja dirinya di Balai Kota, berarti 60 hari kerja Sandi akan berkantor di Kepulauan Seribu. Dia pun mengaku akan menggunakan waktu tersebut dengan semaksimal mungkin. Dia pun mulai merincikan akan membuat apa saja untuk dua tahun ke depan.

"Misalnya saya ingin ada revitalisasi Lapangan Udara di Pulau Panjang, pelabuhan dan Lapangan Udara tentu penting agar wisatawan mancanegara semakin banyak yang datang ke mari," kata dia.


Festival Triathlon di Pulau Tidung

Demi mewujudkan wisata Kepulauan Seribu dikenal luas di dunia, Sandi pun berinisiatif akan menyelenggarakan festival Triathlon di salah satu gugusan Kepulauan Seribu, yakni Pulau Tidung.

Rencananya, festival ini akan diselenggarakan Sandi bertepatan dengan festival Tidung, meskipun waktu pastinya belum bisa dia jabarkan.

"Iya bagus kalau ada Triathlon. Itu kan sport festival. Pulau Tidung saya rasa cocok," kata dia.


Festival Triathlon ini, kata Sandi, akan menjaring banyak wisatawan dan akan membuat pulau-pulau di kepulauan seribu semakin berkembang.

"Iya, nanti bagus semakin dikenal dunia. Tapi ini masih rencana bisa tahun depan atau tahun selanjutnya," kata dia. (osc/osc)