Asisten I Sekretariat Daerah Kota Mataram Lalu Marwatang mengatakan, perayaan sederhana ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
"Puncak perayaan tahun baru 2018, kami laksanakan lebih sederhana tanpa ada kembang api dan terompet," kata Lalu seperti dilansir dari Antara, Rabu (27/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perayaan sederhana ini menurutnya sebagai bentuk keprihatinan warga Mataram.
Pemkot Mataram mengimbau warga untuk merayakan Tahun baru dengan lebih banyak berdoa dan bersyukur. Jika memang ada yang ingin merayakan seperti biasa, maka diharapkan dengan tetap menjaga suasana kondusif.
"Keamanan dan kondusifitas daerah tetap menjadi prioritas untuk mendukung kelancaran berbagai pelaksanaan program pemerintah daerah," ujarnya.
Lihat juga:Lonjakan Penumpang Jelang Tahun Baru |
Sementara itu Kapolres Mataram Ajun Komisaris Besar Muhammad sebelumnya juga mengimbau kepada masyarakat dan anak-anak muda yang hendak merayakan tahun baru, tidak melakukan aktivitas-aktivitas negatif yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain.
Sebaiknya, lanjutnya, malam pergantian tahun diisi kegiatan positif seperti mengucap syukur kepada Tuhan. "Jangan ada pesta-pesta perayaan tahun baru yang berlebihan," kata Muhammad. (sur)