Sandi: Antam Sumbang 490 Keping Emas di Nikah Massal

Dias Saraswati, CNN Indonesia | Sabtu, 30/12/2017 15:22 WIB
Sandi: Antam Sumbang 490 Keping Emas di Nikah Massal Wagub Sandi menyatakan, Antam menyumbang 490 keping emas masing-masing seberat satu gram untuk setiap pengantin di acara nikah massal. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebutkan bahwa PT Aneka Tambang (Persero) menyumbang hingga 490 keping emas masing-masing seberat satu gram untuk mahar pengantin dalam acara nikah massal yang digelar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Sumbangan dari Antam, Sandi mengklaim, telah menutupi kekurangan dana untuk pemberian mahar. Sebelumnya, pengumpulan dana yang telah dilakukan baru terkumpul sekitar Rp25 juta.

"Di penghujung kami dapat kabar luar biasa, apresiasi sekali, dari Antam ternyata berkomitmen untuk berpartisipasi 490 keping emas. semuanya tertutup atas partisipasi dari Antam," ujarnya di kawasan Kuningan, Sabtu (30/12).


Meski telah ada sumbangan 490 keping emas dari Antam, Sandi menyebut masih ada sejumlah kekurangan. Namun, kata Sandi, kekurangan tersebut akan ditutupi oleh sumbangan dari masyarakat.

"Jadi, murni ini partisipasi masyarakat, partisipasi ada dari Antam untuk keping emas, operasional dan untuk memastikan besok berjalan lancar," tutur Sandi.

Nantinya setiap pasangan akan diberikan pilihan mau menerima kepingan emas dalam bentuk apa, apakah dalam bentuk kepingan emas, dalam bentuk akun Tamasia secara digital, atau dalam bentuk sertifikat.

"Itu ditentukan sendiri oleh masing-masing pasangan," terang Sandi.

Namun, saat acara pernikahan massal digelar, tidak ada emas yang diberikan secara fisik dan hanya sekadar seremonial saja dengan alasan keamanan.

Selain Antam, kata Sandi, Bank Syariah Mandiri juga turut berpartisipasi dengan memberikan sumbangan berupa pemberian tabungan sebesar Rp200.000 kepada setiap pasangan.

Sementara, untuk jumlah pasangan yang akan mengikuti acara nikah massal tersebut, sampai hari ini pukul 10.00 sudah berjumlah 500 pasangan dari target sebanyak 524 pasangan.

"Update jumlah pasangan saya dengar kabar sampai jam 10 sudah hampir 500, mudah-mudahan masih terus," kata Kepala Biro Dikmental DKI Jakarta, Hendra Hidayat. (bir)