"Saya tidak pernah melihat hadirnya, misalnya, kandidat baru, paslon baru itu, lebih berat atau lebih ringan," kata Khofifah usai mendapat rekomendasi dari DPP Partai NasDem, Selasa (2/1).
Sebagai kontestan, Khofifah mengaku sudah menyiapkan mental untuk menang ataupun kalah demi membangun demokrasi yang berkualitas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johnny G. Plate mengatakan, kabar bakal majunya Yenny Wahid bukan merupakan sebuah ancaman.
Majunya Yenny menurut Plate justru membuat persaingan di Jawa Timur kian dinamis.
Lihat juga:PDIP Sindir Menteri yang Ingin Jadi Gubernur |
Dengan bertambahnya kontestan, Plate mengatakan peluang dan kesempatan tiap calon jadi merata. Distribusi suara juga diprediksi akan semakin luas.
Yenny Wahid mengaku diminta Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk maju jadi calon gubernur Jawa Timur. Ia berjanji akan segera menjawab ‘pinangan’ Prabowo.
“Pak Prabowo dalam pertemuan beberapa hari lalu memang meminta saya untuk maju dalam Pilkada Jatim,” kata Yenny kepada CNNIndonesia.com.