Yenny Wahid Dinilai Bukan 'Orang Baru' Bagi Gerindra
Abi Sarwanto | CNN Indonesia
Rabu, 03 Jan 2018 05:46 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono menilai, Zanubah Ariffah Chafsoh Rahman Wahid alias Yenny Wahid bukan merupakan orang baru di lingkungan partai berlambang kepala garuda tersebut, karena Dhohir Farisi, suami putri Presiden Indonesia ke-4 Abdurrahman Wahid itu, merupakan kader Partai Gerindra.
"Beliau kan Mbak Yenny suaminya Gerindra, keluarga besar Gerindra. Jadi (Yenny) bukan orang lain bagi Gerindra," kata Ferry usai survei SMRC di Jakarta, Selasa (2/1).
Ferry mengatakan, nama Yenny dimunculkan sebagai calon alternatif bakal calon gubernur di Jawa Timur masih sebatas wacana.
Wacana itu muncul karena pertemuan antara Yenny dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang dilakukan beberapa waktu sebelum pergantian tahun.
Ferry mengatakan, dalam dua hari bakal calon gubernur yang akan diusung Gerindra bakal diputuskan. Nantinya, Gerindra bakal membahas terlebih dulu surat tugas yang dikembalikan La Nyalla Mattalitti ke DPP.
"Kedua membahas wacana Mas Moreno (Soeprapto), yang ketiga itu membahas Mbak Yenny," katanya.
Yenny Wahid mengaku dirinya diminta Prabowo untuk dijadikan calon gubernur Jawa Timur. Ia berjanji akan menjawab pinangan Prabowo itu hari ini.
"Pak Prabowo dalam pertemuan beberapa hari lalu memang meminta saya untuk maju dalam Pilkada Jatim," kata Yenny kepada CNNIndonesia.com.
Namun Yenny belum menjelaskan apakah dia akan menyanggupi permintaan Prabowo itu atau tidak. Ia baru menjanjikan akan menjawab permintaan tersebut.
(ugo)
"Beliau kan Mbak Yenny suaminya Gerindra, keluarga besar Gerindra. Jadi (Yenny) bukan orang lain bagi Gerindra," kata Ferry usai survei SMRC di Jakarta, Selasa (2/1).
Ferry mengatakan, nama Yenny dimunculkan sebagai calon alternatif bakal calon gubernur di Jawa Timur masih sebatas wacana.
Lihat juga:PKS Buka Opsi Poros Baru di Pilgub Jatim |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kedua membahas wacana Mas Moreno (Soeprapto), yang ketiga itu membahas Mbak Yenny," katanya.
Namun Yenny belum menjelaskan apakah dia akan menyanggupi permintaan Prabowo itu atau tidak. Ia baru menjanjikan akan menjawab permintaan tersebut.