PKB Gencar Promosikan Cak Imin Jadi Cawapres di Tahun Politik

Bimo Wiwoho, CNN Indonesia | Rabu, 03/01/2018 09:51 WIB
PKB Gencar Promosikan Cak Imin Jadi Cawapres di Tahun Politik Ketua PKB Muhaimin Iskandar akan diminta lebih rajin keliling Indonesia untuk mendongkrak elektabilitasnya sebagai calon wakil presiden di Pemilu 2019. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Jakarta, CNN Indonesia -- Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bakal gencar mempromosikan ketua umum Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin menjadi calon wakil presiden pada 2019 mendatang.

Wakil Sekretaris Jenderal PKB, Maman Imanulhaq mengatakan, partainya akan berupaya keras meningkatkan elektabilitas Cak Imin sejak dini, terlebih di tahun 2018 yang disebut-sebut sebagai tahun politik menjelang Pilpres 2019.

"Kami berkomunikasi dengan para relawan, kami juga berkomunikasi dengan berbagai elemen masyarakat dan teman-teman partai untuk terus meningkatkan elektabilitas Cak Imin," tutur Maman kepada CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Selasa malam (2/1).


Maman tak menyangkal rendahnya elektabilitas Cak Imin saat ini.

Mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi itu juga kerap absen dalam daftar 10 besar tokoh dengan elektabilitas tertinggi di berbagai hasil survei.

Namun, dengan rentang waktu yang ada saat ini hingga menuju Pilpres 2019, Maman optimis elektabilitas Cak Imin bisa dikerek naik hingga masuk dalam daftar tokoh dengan elektabilitas tinggi untuk posisi cawapres.

"Kita masih memiliki waktu sekitar 8 bulan untuk menaikkan elektabilitas," ujar Maman.

Untuk meningkatkan elektabilitas, PKB bakal meminta Cak Imin agar lebih rajin berkeliling Indonesia dengan menguatkan isu keindonesiaan.

Maman mengklaim sejauh ini telah ada sejumlah elemen masyarakat yang mendukung Cak Imin maju sebagai cawapres pada 2019 mendatang.

Dukungan itu berasal dari beragam kelompok seperti tokoh agama, budaya, aktivis perempuan, masyarakat adat, hingga generasi muda.

Menurut Maman, kelompok-kelompok itu menganggap Cak Imin merupakan tokoh muda yang mengedepankan nilai-nilai religius nan moderat dan transformatif.

Hal lain yang menjadi modal positif bagi Cak Imin adalah pengalamannya yang pernah menjabat sebagai anggota DPR dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

"Tentu PKB akan mempersiapkan mesin sendiri agar dukungan itu menjadi sebuah kekuatan besar yang riil dan Cak Imin bisa maju menjadi cawapres," kata Maman. (wis/djm)