Edy Rahmayadi Yakin Menang Mutlak 70 Persen di Pilgub Sumut

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Minggu, 07/01/2018 19:38 WIB
Edy Rahmayadi didukung enam partai politik pemilik 60 dari 100 kursi di DPRD Sumatera Utara. Ia yakin bisa memenangi Pilgub Sumut. Didukung oleh enam partai politik, Edy Rahmayadi yakin bisa menang mutlak di Pilgub Sumut, (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi yakin bisa meraup dukungan mayoritas dalam pemilihan kepala daerah. Ia yakin bisa mendapat 70 persen suara warga Sumut.

"70 persen," kata Edy saat ditanya target perolehan suara di Medan, Minggu (7/1).

Edy dengan pasangannya, Musa Rajeksha atau Ijeck, memang didukung mayoritas pemilik kursi di DPRD Sumut. Ia didukung Partai Golkar yang punya 17 kursi, Gerindra (13 kursi), PKS (9 kursi), PAN (6 kursi) dan NasDem (5 kursi). Belakangan Partai Hanura yang punya 10 kursi juga mendukung Edy-Ijeck.
Gabungan kursi pendukung pasangan ini sebanyak 60 kursi dari 100 kursi di DPRD DKI Jakarta.


Dukungan Hanura ke Edy Rahmayadi sudah dibenarkan oleh kader Hanura Harry Lontung Siregar. “Hanur ke Edy,” katanya.

Di Pilgub Sumut, pasangan Edy-Ijeck dipastikan akan melawan pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan pasangan JR Saragih-Ance Selian yang diusung Demokrat, PKB dan PKPI.

Sebelum ini, Hanura kerap dikaitkan akan bergabung bersama PDIP mengusung Djarot-Sihar . Dengan ditinggal Hanura, berarti PDIP yang punya 16 kursi butuh 4 kursi tambahan. Kemungkinan besar, tinggal PPP yang punya 4 kursi akan menjadi teman koalisi PDIP.

Pengamat politik Universitas Sumatera Utara (USU) Warjio memperkirakan Edy-Ijeck akan mendominasi Pilgub Sumut. Syaratnya, Edy bisa meyakinkan pemilih yang belum menentukan pilihannya di Pilgub Sumut.
"Saya kita itu angka realistis kalau dia bisa memberi keyakinan bagi pemilih yang selama ini kurang yakin dengan perubahan dan yang belum menentukan pilihan," kata Warjio. 


Meski ada tiga pasang calon, menurut Warjio, pertarungan ini akan menjadi pertarungan Gerindra dan PDIP.  Sementara poros baru yang dibentuk Demokrat, kurang meyakinkan. JR Saragih adalah Bupati Simalungun, sementara Ance Selian adalah mantan anggota DPRD Sumut periode 2014.

Djarot menurut Warjio akan unggul di wilayah yang menjadi basis PDIP seperti Simalungun, Siantar, dan wilayah Tapanuli.

"Tapi daerah pesisir Edy-Ijeck akan unggul dan kemudian wilayah Medan, Langkat, Deli Serdang mereka akan menang di kota-kota besar berdasarkan parpol dan religius keagamaan," ujarnya. (zul/sur)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK