"Jadi saya dikirim pak Prabowo ke sini, cek semua LHKPN kawan-kawan (calon kepala daerah) yang dari Gerindra," kata Habiburokhman di gedung KPK, Jakarta, Selasa (9/1).
Untuk hari ini, kata Habiburokhman, dirinya melaporkan LHKPN milik bakal calon gubernur Jawa Barat Mayor Jenderal (Purn) Sudrajat, serta Milton Crosby dan Boyman Harun yang maju dalam Pemilihan Gubernur Kalimantan Barat 2018.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudrajat diketahui terakhir melaporkan harta kekayaannya pada 2002 silam ketika menjabat sebagai Direktur Jenderal Strategi Pertahanan Kementerian Pertahanan. Ketika itu harta pensiunan jenderal bintang dua itu sebesar Rp3,4 miliar dan US$295 ribu.
Lihat juga:Hasrat Politik Para Jenderal di Pilkada 2018 |
"Pak Edy sudah aman dari dua minggu lalu. Ini finalisasi saja, yang tertinggal saja," tutur dia.
Dari penelusuran di acch.kpk.go.id, Edy terakhir melaporkan harta kekayaannya pada 2012 lalu saat menjabat sebagai Komandan Korem 174/Anim Ti Waninggap Kodam XVII/Cendrawasih. Harta jenderal bintang tiga itu tercatat sejumlah Rp4,8 miliar.
Edy tak melaporkan harta kekayaannya ketika menjabat Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Pangkostrad, hingga Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
KPK meminta calon kepala daerah yang ikut Pilkada serentak 2018 segera melaporkan LHKPN. Sampai dengan kemarin, baru sekitar 360 calon kepala daerah yang ikut dalam gelaran pesta demokrasi di 171 wilayah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, yang melaporkan harta kekayaan. (osc/djm)