PPP Sumut Tolak Sihar Jadi Wakil Djarot di Sumut Karena Agama

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Rabu, 10/01/2018 14:39 WIB
PPP Sumut Tolak Sihar Jadi Wakil Djarot di Sumut Karena Agama PPP Sumut menolak Sihar Sitorus sebagai calon wakil gubernur yang diusung bersama Djarot Saful Hidayat oleh PPP dan PDIP. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Medan, CNN Indonesia -- Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan Sumatera Utara menolak keputusan dewan pimpinan pusat yang mengusung pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus di Pemilihan Gubernur Sumatera Utara. Latar belakang agama Sihar jadi alasan penolakan tersebut.

PPP berkoalisi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan untuk mengusung pasangan tersebut di Pilgub Sumut.

Ketua DPW PPP Sumut Yulizar Parlagutan Lubis mengatakan, PPP tidak mempermasalahkan siapapun yang akan diusung menjadi cagub/cawagub Sumut selama beragama Islam.
Yulizar mengklaim, ini adalah aspirasi umat Islam Sumut yang disampaikan melalui PPP.


“Kami bertahan bahwa calon kepada daerah Sumatera Utara yang diusung PPP adalah muslim-muslim. Siapapun calonnya, siapapun orangnya kami tidak perduli yang penting muslim-muslim,” kata Yulizar di Medan, Sumut, Rabu (10/11).

Hal ini menurutnya sudah disampaian langsung pada DPP PPP. Namun PPP pusat bergeming dan tetap mengusung Djarot-Sihar bersama PDIP.
PPP Sumut Tolak Wakil Djarot di Pilgub Sumut Karena AgamaDjaro Saiful Hidayat-Sihar Sitorus saat diumumkan sebagai cagub/cawagub Sumut oleh PDIP. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

"Sampai tadi malam kita masih berada di DPP untuk mempertanyakan keputusan DPP terkait Pilgub Sumut," kata Yulizar.

Ia berharap, DPP PPP menyampaikan hal ini pada PDIP. PPP Sumut menurutnya siap berkoalisi dengan PDIP selama calon yang diajukan adalah muslim-muslim.
“Kalau DPP (PPP) tidak menerima asiprasi umat islam melauli PPP untuk mencalonkan cagub/cawagub muslim-muslim, maka PPP Sumut akan menolak kebijakan DPP,” katanya.

Beredar kabar, setelah penolakan ini, DPP PPP kemudian mengambil keputusan menonaktifkan Yulizar. Namun hal ini belum terkonfirmasi. Kehadiran Yulizar dengan statusnya sebagai Ketua DPW diperlukan saat mengantarkan Cagub dan Cawagub di KPU Sumut.

Pasangan Djarot-Sihar direncanakan datang ke KPU siang ini. Namun hingga saat ini, belum hadir di KPU. Yang nampak justru pasangan cagub dan cawagub JR Saragih-Ance Selian yang diusung Partai Demokrat bersama PKB dan PKPI.

Sejauh ini, baru satu Paslon yang diterima pendaftarannya oleh KPU Sumut yakni pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah. Pasangan berjuluk Eramas ini diusung oleh enam parpol yakni Golkar, Gerindra, Hanura, PKS, PAN dan Nasdem. Koalisi enam parpol ini menguasai 60 kursi DPRD Sumut. (zul/sur)