Publik tak banyak mengetahui kiprah Yuyu di Angkatan Udara, namun satu yang menarik perhatian adalah sosoknya yang mendapat julukan sebagai lion atau singa di lingkungan TNI Angkatan Udara.
Julukan atau callsign ini adalah hal lumrah bagi setiap penerbang TNI AU. Yuyu sendiri merupakan lulusan Akademi TNI AU tahun 1986 yang mengawali karier di dunia militer sebagai penerbang pesawat tempur F-5 Tiger.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia tercatat berhasil meraih Badge 2000 jam terbang dengan Pesawat F-T Tiger II di tahun 2001, sesuatu yang tak semua penerbang TNI AU bisa meraihnya.
Yuyu juga sempat menduduki jabatan sebagai Komandan Skadron Udara 14 Lanud Iswahyudi.
Sejumlah jabatan lain yang sempat diemban oleh pria kelahiran 10 Juni 1962 ini, di antaranya Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Iswahyudi, Wakil Asisten Operasi KSAU, Staf Khusus KSAU.
"Yang pertama, saya ucapkan terima kasih. Saya mengharap kerja sama terus dengan wartawan. Saya akan melanjutkan kebijakan yang sudah direncanakan Pak Hadi (Tjahjanto)," ujar Yuyu usai dilantik sebagai KSAU.
Dikatakan Yuyu, prioritas kerja dirinya sebagai KSAU adalah menyelesaikan pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang sempat tertunda selama sekitar tiga bulan.
"Ini untuk memperkuat kami dalam menjalankan tugas," kata Yuyu.
Ia juga akan meneruskan upaya mengambil alih Daerah Informasi Penerbangan atau Flight Information Region (FIR) yang selama ini dikuasai Singapura. (wis/gil)