Jokowi Pertahankan Airlangga Meski Rangkap Jabatan

Christie Stefanie & Dika Dania Kardi, CNN Indonesia | Rabu, 17/01/2018 11:33 WIB
Sisa setahun masa kerja kabinet sebelum pilpres 2019 jadi alasan Jokowi tak mencopot Ketum Golkar Airlangga Hartarto dari jabatan menteri perindustrian. Sisa setahun masa kerja kabinet sebelum pilpres 2019 jadi alasan Jokowi tak mencopot Ketum Golkar Airlangga Hartarto dari jabatan menteri perindustrian. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tidak mencopot Airlangga Hartarto dari jabatan Menteri Perindustrian meski kini merangkap jabatan sebagai Ketua Umum Golkar.

Jokowi menganggap sisa masa jabatannya kini tinggal setahun. Sehingga dia merasa tak perlu mengotak-atik lagi menteri di kabinetnya.

Dengan demikian Airlangga kini menjadi sosok menteri dalam kabinet Jokowi yang juga rangkap jabatan dengan struktur kepengurusan partainya.


"Ini kan tinggal satu tahun saja. Kalau ditaruh orang baru, ini belajar kalau enggak cepat bisa setahun menguasai itu," ujar Jokowi menjelaskan alasannya usai upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/1).

"Dan, kita lihat di Kemenperin Pak Airlangga menguasai, dan mengerti betul yang berkaitan dengan makro industri di negara kita, menyiapkan strategi industri hilirisasi."


Penjelasan Jokowi Soal Rangkap Jabatan Airlangga HartartoAirlangga Hartarto. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Atas dasar itulah, Jokowi menyatakan tetap mempertahankan Airlangga meskipun sebelumnya ia pernah berkomitmen soal rangkap jabatan di awal kepresidenannya pada 2014 silam.

"Jangan sampai waktu (singkat) seperti ini kita ubah, dan baru belajar. Ini kementerian yang tidak mudah," kata Jokowi tanpa mau kembali disinggung soal komitmen rangkap jabatan.

Sebelum pelantikan, Airlangga yang juga hadir di sana enggan berkomentar banyak perihal rangkap jabatan.

Dia hanya menjawab,"Itu sepenuhnya prerogatif beliau (presiden)."

Dan ketika ditanya terkait dengan komitmen Jokowi atas rangkap jabatan, sebelum masuk ke dalam Istana, Airlangga menjawab dengan lemparan senyuman.

Selain Airlangga, sosok yang kini tercatat rangkap jabatan di dalam kabinet adalah Idrus Marham yang baru dilantik hari ini.


Idrus dilantik sebagai Menteri Sosial menggantikan Khofifah Indar Parawansa yang memutuskan akan bertarung di Pilgub Jawa Timur 2018.

"(Itu) urusan Golkar, tanyakan Pak Airlangga karena proses di Golkar sendiri kan belum selesai. Tanyakan ke ketum," kata Jokowi.

Di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar, Idrus saat ini tercatat sebagai sekretaris jenderal. Mengenai posisi Idrus di dalam partainya, Airlangga menerangkan, "Satu yang belum dilaksanakan adalah perubahan struktur DPP. Sesudah ini revitalisasi."

Airlangga pun mengklaim telah mengantongi nama yang bakal menjabat Sekjen Golkar nantinya.

[Gambas:Video CNN]