“Wakil menteri lingkungan hidup Jepang akan meninjau Sungai Citarum untuk penjajakan awal kerja sama apa yang dapat dilakukan Indonesia dengan Jepang,” ujar Retno di Kompleks Istana Bogor, Jumat (19/1).
Retno belum dapat memastikan waktu kedatangan wakil menteri lingkungan hidup Jepang. Hal itu akan didetailkan dalam waktu dekat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peran Citarum sangat vital, salah satunya sebagai sumber air minum untuk 27,5 juta penduduk, baik di Jawa Barat maupun Jakarta.
Tiga PLTA yakni Saguling, Cirata, dan Jatiluhur ikut bergantung dari aliran sungai ini dan mampu menghasilkan daya listrik 1.400 MW.
Dalam ratas, Jokowi menegaskan revitalisasi Sungai Citarum akan menjadi contoh pengelolaan daerah aliran sungai di wilayah lain sehingga harus dilakukan sebaik-baiknya.
Dia mematok target revitalisasi Sungai Citarum selesai dalam tujuh tahun mendatang serta menginstruksikan seluruh jajaran pemerintahan baik pusat maupun daerah bekerja sama. P
Pengelolaan sungai termasuk revitalisasi Citarum, kata Jokowi, harus terintegrasi mulai dari penyiapan konsep, pelaksanaan, hingga pengawasan di lapangan.
Lihat juga:Walhi Setuju Citarum Jadi Komoditas Politik |