Cerita SBY Berbalas Pidato dengan Obama soal Umat Islam

SAH, CNN Indonesia | Sabtu, 20/01/2018 18:16 WIB
Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bercerita, pernah berbalas pidato dengan mantan Presiden Amerika Serikat Barak Obama tentang Umat Islam. Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bercerita, pernah berbalas pidato dengan mantan Presiden Amerika Serikat Barak Obama tentang Umat Islam. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Tangerang, CNN Indonesia -- Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menceritakan pengalamannya saat masih menjadi presiden. Ia mengaku, pernah berbalas pidato dengan mantan Presiden Amerika Serikat Barak Obama tentang Umat Islam.

Di tahun 2009, SBY pernah memberikan kuliah umum di Universitas Harvard Amerika Serikat. Pidato tersebut, kata SBY, merupakan balasan dari pidato Obama di Kairo, Mesir tentang niatannya untuk memulai hubungan baru dengan negara-negara Islam.

"Obama, sahabat dekat saya itu mengatakan bahwa bangsa barat ingin mulai hubungan baru dengan negara-negara islam. Itu yang dikatakan Obama istilahnya a new beggining, awal hubungan yang baik kata obama," ujar SBY dalam pidatonya di Pesantren Daar El-Qolam, Kabupaten Tangerang, Sabtu (20/1).

SBY menceritakan, dalam pidatonya saat itu, umat Islam siap untuk bersama-sama membangun dunia yang saling menghormati. Dalam artian, bangsa barat menghormati umat Islam, demikian pula sebaliknya.


Saat itu, Ia menghimbau umat Islam dapat memelihara hubungan baik dengan negara-negara barat. SBY pun menyebutnya dengan istilah reinvent the new world.

"Karena Bukan hanya bangsa barat yang bisa bikin dunia baik. Umat islam, negara-negara Islam termasuk Indonesia yang mayoritas penduduknya umat Isla, juga bisa kontribusi untuk kebaikan," terangnya dia.

Selain itu, ia pun mengatakan umat Islam dapat memberikan sumbangsih untuk dunia agar menjadi lebih baik, dengan menguasai ilmu pengetahuan.

"Saya sampaikan, Islam di milenium pertama, 1000 tahun pertama punya peradaban yang unggul dibandingkan barat. Milenial kedua tahun 1000 sampai 2000 Islam tergeser, yang unggul adalah barat. Saya sampaikan saatnya bangkit," ungkapnya. (agi/agi)