Guru SMA di Sampang Tewas Usai Dipukul Siswa

Dika Dania Kardi, CNN Indonesia | Kamis, 01/02/2018 22:55 WIB
Guru SMA di Sampang Tewas Usai Dipukul Siswa Kapolsek Torjun, Sampang, AKP Budi Wardiman mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus pemukulan oleh siswa yang diduga telah menewaskan seorang guru di sana. (Ilustrasi/Thinkstock/JohnDWilliams)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang guru di SMA Negeri 1 Torjun, Kabupaten Sampang, Jawa Timur tewas setelah dipukuli siswanya sendiri.

Kapolsek Torjun AKP Budi Wardiman mengatakan guru bernama Budi Cahyono itu dipukuli siswa saat sedang menyampaikan pelajaran kesenian.

"Kami masih akan melakukan penyelidikan terkait kasus pemukukan siswa terhadap gurunya yang menyebabkan tewas itu," ujar Budi Wardiman, Kamis (1/2) seperti dikutip dari Antara.



Budi diketahui sedang mengajar dan menegur siswa berinisial HI yang tertidur di kelas. Melihat siswanya tertidur, Budi menghampirinya dan langsung mencoret pipinya dengan tinta sebagai bentuk teguran.

Namun, HI langsung berdiri dan memukul Budi dan mengenai pelipis wajahnya.

"Kejadiannya sekitar pukul 13.00 WIB siang tadi," ujar Kepala Sekolah SMA Negeri I Torjun Sampang, Amat.

"Saya sendiri sebenarnya sedang tidak berada di dalam kelas, informasinya HI ditegur oleh Pak Budi saat pelajaran terakhir itu, kemungkinan anak ini masih mengulang kembali kesalahannya dan tiba-tiba HI memukuli Pak Budi," sambung Amat.

Amat menuturkan, Budi sempat menceritakan atas kejadian pemukulan oleh siswa di ruang kelas XII kepada dirinya. Saat menceritakan kejadian di dalam kelas itu XII itu, kata Amat, Budi tampak sehat meski terlihat lemas.

"Baru sore tadi saya mendengar kabar bahwa Pak Budi dibawa oleh keluarganya ke rumah sakit Surabaya karena tidak sadarkan diri," kata Amat, menjelaskan.


Sementara itu, Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdatut Tullab Sampang, Mohammad Wardi menyayangkan tragedi yang terjadi di dunia pendidikan di Kabupaten Sampang tersebut.

"Ini sudah diluar batas kewajaran, apalagi hingga menyebabkan guru meninggal dunia seperti itu," ujar Wardi menanggapi tragedi guru tewas diduga usai dipukuli siswa itu. (Antara)