"Cipanas seperti kota mati saja, lumpuh. Setelah longsor di Puncak Bogor, kami terisolasi," kata Andy Noverico, Marketing Manager Talita Mountain Resort kepada CNNIndonesia.com, di kawasan Puncak, Sabtu (10/2).
Andy mengatakan jalanan di Cipanas biasanya sudah dipadati mobil pribadi dan bus pariwisata dari arah Jakarta sejak pagi hari. Namun, kini jalanan hanya dilalui angkot dan kendaraan warga sekitar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sektor pariwisata, klaim Andy, juga jeblok pascalongsor. Salah satu penyebabnya adalah akses Cipanas via Jalan Raya Puncak yang tertutup total.
Selain itu, ada faktor kekhawatiran pengunjung bahwa seluruh kawasan Puncak tidak aman setelah longsor di 22 titik. Padahal di kawasan Cipanas tak ada satu pun titik longsor.
"Orang-orang berpikir semuanya enggak aman. Padahal yang longsor di Puncak bagian Bogor, di bagian Cianjur aman-aman saja," katanya.
(dhf/aal)