"Sopir bus dalam keadaan luka. Saat ini di RSUD Subang," kata Joni kepada CNN Indonesia, Sabtu (10/2).
Joni mengatakan jumlah korban yang mengalami luka-luka sebanyak 17 orang. Sementara jumlah penumpang diperkirakan mencapai 40 orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menuturkan saat ini korban tewas dan luka-luka telah dievakuasi ke RSUD dan puskesmas terdekat. Begitu pula dengan bangkai bus yang terguling saat ini telah dievakuasi ke tempat yang aman.
"Bus sudah kami evakuasi, dua jalur sudah kami buka," kata Joni.
Saat ini pihaknya masih melakukan olah tempat kejadian perkara. Joni mengatakan pihak keluarga korban bisa menghubungi nomor telpon 081280501977 untuk mencari informasi lebih lengkap.
"Kami masih olah TKP dan pengamanan barang korban," katanya.
Kecelakaan itu terjadi tepatnya di Turunan Cicenang Kampung Cicenang, Desa Ciater, Kabupaten Subang.
Bus tersebut datang dari arah Lembang, Bandung menuju Subang. Bus dengan Nopol F 7959 AA itu dikabarkan merupakan Rombongan Koprasi Simpan Pinjam Permata Ciputat Tangerang Selatan.
Peristiwa itu terjadi pada pukul 17.00 WIB. Sejak sore hingga malam hari, petugas kepolisian dan Basarnas dibantu masyarakat masih melakukan proses evakuasi terhadap korban. (pmg)