"Saya datang ke sini untuk mendengarkan harapan-harapan santri dan ulama serta meminta doa pada para ulama untuk maju sebagai calon Gubernur Jabar," kata Ridwan dalam siaran tertulisnya.
Dalam kunjungan pada kampanye pertama ini, Ridwan langsung mengumbar sejumlah janji. Mulai dari soal perubahan sampai perda pesantren.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada acara ini, Ridwan juga berdialog dengan para santri dan guru ngaji. Asep, guru ngaji di pesantren itu berharap agar kesejahteraannya ditingkatkan. Sementara Munawaroh, santriwati meminta keberpihakan Ridwan pada pendidikan pesantren.
"Itu hadiah buat para ulama," katanya.
Program lainnya, yakni meminta camat/lurah salat Jumat di masjid yang berbeda setiap hari Jumat, dan membawakan makanan ke rumah-rumah miskin untuk mendengarkan keluhan warga. Selanjutnya ada layad rawat, yang menyiapkan 1000 dokter untuk mendatangi dan mengobati warga yang sakit.
Dalam kesempatan ini, Ridwan juga menjelaskan, dirinya akan memimpin Jabar dengan memadukan pengalamannya memimpin Kota Bandung dan pengalaman Uu Ruzhanul Ulum memimpin Kabupaten Tasikmalaya.
"Pada Pilkada ini saya berpasangan dengan Kang Uu, Bupati Tasikmalaya. Saya berpengalaman di kota dan Kang Uu di desa, kami akan padukan pengalaman ini untuk memimpin Jabar," kata Ridwan.
Dari Ponpes Al-Hikamusallafiyah agenda blusukan Ridwan berikutnya adalah berziarah ke makam Mama Sempur. Kemudian bersilahturahmi dengan keluarga Mama Sempur di Pesantren Sempur, Plered. Diakhiri pertemuan dengan para relawan RINDU sekaligus meresmikan Rumah Rindu di Wisma Suryo, Purwakarta. (osc/hyg)