PDIP Nomor Tiga, Megawati Ciptakan Slogan 'Banteng Metal'

DHF, CNN Indonesia | Senin, 19/02/2018 01:22 WIB
PDIP Nomor Tiga, Megawati Ciptakan Slogan 'Banteng Metal' Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menciptakan slogan Banteng Metal untuk partainya yang mendapat nomor urut 3 di Pilpres 2019. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri menciptakan slogan Banteng Metal usai partainya mendapatkan nomor urut 3 di pengundian nomor urut parpol peserta Pemilu 2019 yang digelar di Jakarta. 

Banteng merujuk pada simbol PDIP, sedangkan metal adalah gabungan kata Menang Total.

"Tiga itu adalah metal, banteng menang, mental, menang total," kata Megawati, Minggu (18/2).


"Jadi itu tolong disebarkan karena pasti kalau namanya banteng pasti tahu yang namanya metal karena dulu kita dengan nomor tiga selalu mengatakan metal, PDI Perjuanga menang," imbuhnya.

Untuk memenangkan PDIP di Pilpres dan Pileg 2019, Megawati mengajak para kader di seluruh Indonesia untuk bekerja keras. Upaya pemenangan, katanya, dimulai dari Pilkada 2018.

"Saya sangat yakin semua bisa kerja keras untuk memenangkan Pilkada 2018 lalu menuju ke Pemilihan Legislatif dan yang terutama untuk Pemilihan Presiden, untuk kita bisa menang kembali," ujarnya.

PDIP mendapat nomor urut 3 dalam pengundian nomor urut Peserta Pemilu 2019 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU). Megawati dan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristianto mewakili PDIP dalam pengundian itu.

Megawati sebelumnya menyebut nomor tiga identik dengan PDIP.

Di era Orde Baru, saat bernama PDI, partai berlambang banteng ini memang mendapat nomor urut tiga. 

Sementara, pada Pemilu 2014, PDIP mendapat nomor urut 4 dan berhasil keluar sebagai partai dengan suara terbanyak di pemilihan legislatif.

PDIP sampai saat ini belum menyatakan dukungan kepada Joko Widodo yang mereka usung sebagai capres di Pemilu 2014.

Megawati memiliki peran menentukan dalam keputusan terkait capres ini.

Sikap PDIP yang masih menunggu ini berbeda dengan partai lain seperti Golkar, NasDem, dan Hanura yang telah menyatakan dukungannya kepada Jokowi di Pilpres 2019. (wis)