PDIP 'Buka Pintu' untuk Demokrat dan Gerindra di Pilpres 2019

RZR, CNN Indonesia | Sabtu, 24/02/2018 19:33 WIB
PDIP 'Buka Pintu' untuk Demokrat dan Gerindra di Pilpres 2019 Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan PDIP akan membuka pintu dialog dengan Gerindra dan Demokrat menjelang pemilihan presiden 2019. CNN Indonesia/Safir Makki
Jakarta, CNN Indonesia -- PDI Perjuangan akan membuka pintu dialog dengan partai di luar koalisi pendukung pemerintah Joko Widodo menjelang Pilpres 2019. Di antaranya dengan Partai Demokrat dan Gerindra.

"Setelah Rakernas ini kami akan mengambil inisiatif untuk membangun dialog dengan parpol (non koalisi) pemerintah termasuk Demokrat dan Gerindra," kata Sekretaris Jendral PDI Perjuangan Hasto Kristyanto di Prime Plaza Hotel, Sanur, Bali, Sabtu (24/2).

Namun, menurut Hasto menegaskan PDIP akan memprioritaskan partai politik pendukung koalisi dan partai yang memiliki kursi di parlemen untuk diajak berkomunikasi membahas Pilpres 2019.


"Skala prioritas adalah yang memiliki kursi di parlemen karena ini adalah dasar untuk membangun kekuatan gotong royong ke depan," kata Hasto.

Hasto mengatakan jalinan komunikasi telah terjalin baik antara PDIP, Demokrat, dan Gerindra di tingkat DPP maupun di Parlemen.

Ia mengatakan seringkali membangun kerjasama antara kedua parpol tersebut untuk membahas hal penting di Parlemen.

"Keduanya dalam level komunikasi kami sudah lakukan. Saya sering ketemu pak Hinca. Di parlemen juga kita lakukan dengan membangun semangat kerjasama di antara parpol membahas hak penting," kata dia.

Parpol Baru

Tak hanya Demokrat dan Gerindra, PDIP juga berencana membangun komunikasi politik dengan para parpol baru peserta pemilu 2019.

Hasto mengatakan pihaknya berencana membangun komunikasi politik dengan Perindo dan PSI untuk konsolidasi Pilpres 2019.

Kami mencoba membangun komunikasi politik. Misalnya perindo sudah memberikan dukungan kepada bapak Jokowi, PSI itu juga akan kami coba," kata Hasto.

Perindo dan PSI sendiri telah menyatakan dukungannya terhadap Jokowi untuk menjadi Capres 2019.

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie menegaskan dukungannya terhadap Presiden Jokowi Widodo saat mendaftar sebagai calon peserta pemilu di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Untuk pemilu 2019 kami sudah menyatakan dukungannya kepada Pak Jokowi untuk kembali melanjutkan pekerjaannya satu periode lagi," ujar Grace.

Sedangkan, Ketua Bidang Organisasi DPP Partai Perindo Syafril Nasution mengatakan dukungan Perindo untuk Joko Widodo agar kembali maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2019 didasari kesuksesan Jokowi memimpin negeri selama ini.

"Perindo tidak pernah bilang 'Pak Jokowi tidak berhasil.' Kami lihat pertumbuhan negara selama Pak Jokowi memerintah ini bagus. Harus kita perjuangkan," kata Syafril kepada CNNIndonesia.com. (ugo/ugo)