Konsep Penataan Tanah Abang Tahap II Diluncurkan Awal Maret
Tiara Sutari | CNN Indonesia
Senin, 26 Feb 2018 11:27 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut konsep penataan Tanah Abang tahap II saat ini telah hampir rampung dan bakal diluncurkan dalam waktu dekat.
"Seandainya sudah klir, kami akan launching segera, dalam dua hari ke depan. Paling lambat awal Maret kami launching," kata Sandi di Balai Kota, Jakarta, Senin (26/2).
Sandi saat ini masih harus menunggu keputusan dari Gubernur DKI Anies Baswedan sebelum membuka konsep penataan tersebut kepada publik.
"Kemarin sudah difinalkan dari segi animasi untuk tahap kedua, tapi masih menunggu input dari bapak gubernur," kata Sandi.
Konsep tersebut diakui Sandi meliputi revitalisasi Blok G dan pembangunan skybridge atau jembatan antar-gedung.
"Yang menarik di sini adalah soal revitalisasi dan pembangunan skybridge itu," katanya.
Penataan kawasan Tanah Abang terdiri dari tiga tahap, yakni jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.
Desain jangka pendek berupa pengalihan arus lalu lintas dan trayek angkot di sepanjang Jalan Jatibaru Raya yang ditutup bagi pedagang kaki lima.
Desain jangka menengah, ujar Sandi, terkait dengan pembangunan gedung baru Blok G dan pembangunan skybridge atau jembatan penghubung antara Blok G dan Blok F Tanah Abang.
Untuk jangka panjang, Pemprov DKI berencana membangun kawasan terminal angkutan umum terpadu atau Transit Oriented Development (TOD). (arh/gil)
"Seandainya sudah klir, kami akan launching segera, dalam dua hari ke depan. Paling lambat awal Maret kami launching," kata Sandi di Balai Kota, Jakarta, Senin (26/2).
Sandi saat ini masih harus menunggu keputusan dari Gubernur DKI Anies Baswedan sebelum membuka konsep penataan tersebut kepada publik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Konsep tersebut diakui Sandi meliputi revitalisasi Blok G dan pembangunan skybridge atau jembatan antar-gedung.
Desain jangka pendek berupa pengalihan arus lalu lintas dan trayek angkot di sepanjang Jalan Jatibaru Raya yang ditutup bagi pedagang kaki lima.
Desain jangka menengah, ujar Sandi, terkait dengan pembangunan gedung baru Blok G dan pembangunan skybridge atau jembatan penghubung antara Blok G dan Blok F Tanah Abang.