Fokus Urus PBB, Yusril Belum Mau Bahas Peluang Maju Pilpres
IHD | CNN Indonesia
Selasa, 06 Mar 2018 07:39 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra belum mau membahas lebih jauh wacana maju di Pemilihan Presiden 2019. Padahal sebelumnya Sekretaris Jenderal PBB Afriansyah Ferry Noor membuka kemungkinan Yusril jadi salah satu kandidat.
"Nanti baru dibuka setelah PBB selesai berurusan dengan KPU," kata Yusril kepada CNNIndonesia.com kemarin.
Yusril saat ini masih fokus untuk memastikan bahwa PBB lolos sebagai salah satu peserta Pemilu 2019. Sambil memastikan, komunikasi politik terus dijalin dengan parpol lain.
"Tapi sekarang fokus mengurus partai dulu," ujarnya.
Sebelumnya Sekjen PBB Afriansyah Ferry Noor mengatakan PBB saat ini langsung tancap gas setelah memenangi gugatan di Badan Pengawas Pemilu. Ferry menyatakan saat ini tak menutup kemungkinan bagi partainya menawarkan Yusril untuk diusung di Pilpres.
Bahkan ia menyebut bisa saja Yusril menjadi calon wakil presiden bagi Joko Widodo.
"Mungkin bisa saja kita sodorkan beliau sebagai wakil, bisa saja jadi wakilnya Pak Jokowi, bisa saja, tidak tertutup kemungkinan. Bisa juga dengan calon lain" kata Ferry.
Selain itu, Ferry juga menyebut kemungkinan PBB membentuk penjajakan poros baru. Dia juga menyebut untuk Pileg 2019, PBB menargetkan untuk memperoleh 5 persen suara. (sur)
"Nanti baru dibuka setelah PBB selesai berurusan dengan KPU," kata Yusril kepada CNNIndonesia.com kemarin.
Yusril saat ini masih fokus untuk memastikan bahwa PBB lolos sebagai salah satu peserta Pemilu 2019. Sambil memastikan, komunikasi politik terus dijalin dengan parpol lain.
"Tapi sekarang fokus mengurus partai dulu," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan ia menyebut bisa saja Yusril menjadi calon wakil presiden bagi Joko Widodo.
Lihat juga:Gerindra Rangkul PBB Hadapi Pemilu 2019 |
"Mungkin bisa saja kita sodorkan beliau sebagai wakil, bisa saja jadi wakilnya Pak Jokowi, bisa saja, tidak tertutup kemungkinan. Bisa juga dengan calon lain" kata Ferry.
Selain itu, Ferry juga menyebut kemungkinan PBB membentuk penjajakan poros baru. Dia juga menyebut untuk Pileg 2019, PBB menargetkan untuk memperoleh 5 persen suara. (sur)