Megawati menceritakan hal itu saat memberikan orasi ilmiah sebelum diberi gelar Doktor Honoris Causa di kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Jatinangor, Sumedang Jawa Barat, Kamis (8/3).
Mulanya, seorang perempuan yang diceritakan itu mendatangi Megawati untuk menyatakan niatnya berpolitik. Megawati lantas menanyakan seberapa kuat tekad dan rencana ke depannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kala itu, Megawati menilai si perempuan bakal serius dan aktif menjalani karier di bidang politik.
Megawati heran dan lantas bertanya balik. Sebab, menurutnya perempuan itu tidak patut mengundurkan diri karena sudah menjalani karier politik dengan baik.
"Suami saya mengatakan harus memilih antara suami dan karier politik," ucap Mega menirukan si perempuan.
"Saya lalu lemas. Saya merasa tidak bisa bersuara. Tidak bisa memberikan usul dan saran karena itu sudah masuk ke ranah keluarga," kata Mega.
Megawati lalu mengatakan bahwa saat ini sangat sulit mencari perempuan yang serius berkarier di bidang politik.
"Tapi pada tataran lapangan sampai hari ini, untuk mencari kaum wanita yang benar-benar mau terjun di bidang politik. Alasannya sungguh memprihatinkan," katanya. (wis)