Tommy Soeharto Klaim Banyak Tokoh akan Gabung Partai Berkarya

Feri Agus, CNN Indonesia | Minggu, 11/03/2018 21:50 WIB
Tommy Soeharto Klaim Banyak Tokoh akan Gabung Partai Berkarya Tommy Soeharto mengklaim banyak tokoh politik yang akan bergabung ke dalam Partai Berkarya. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Solo, CNN Indonesia -- Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto mengklaim banyak tokoh politik yang akan bergabung ke dalam Partai Berkarya. Menurutnya, para tokoh itu akan datang dengan sendirinya seiring keikutsertaan partainya dalam Pemilu 2019.

"Saya kira [para tokoh] itu akan datang dengan sendirinya, karena kami masih punya waktu untuk pencalegan [pendaftaran caleg] akhir Juni 2018," kata Tommy di sela-sela Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) ke-III Berkarya di Solo, Jawa Tengah, Minggu (11/3).

Tommy mengaku selepas Rapimnas ini bakal melakukan pendekatan yang lebih intensif kepada sejumlah tokoh politik. Putra bungsu Presiden ke-2 Indonesia Soeharto itu berharap tokoh-tokoh yang bergabung akan lebih banyak lagi.


Tommy memperkirakan tokoh-tokoh politik ini bukan hanya dari Partai Golkar, melainkan dari sejumlah partai politik lainnya. Dia menyebut bakal menggelar deklarasi bergabungnya sejumlah tokoh politik ke dalam partai yang mendapat nomor urut 7 tersebut.

"Itu nanti ada momennya pada saat tertentu, kami bikin acara deklarasi penggabungan tersebut," tuturnya.

Saat disinggung apakah kedua kakaknya Siti Hardijanti Rukmana alias Tutut Soeharto dan Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto bakal ikut bergabung ke Berkarya, Tommy menjawab dengan diplomatis. Menurutnya, pada saatnya kedua kakaknya itu bakal menyatakan bergabung dengan Berkarya.

"Ya itu nanti, pada saatnya akan menyatakan dengan sendirinya. Itu akan pada saatnya nanti," kata dia.

Sebelumnya, sejumlah tokoh merapat ke partai besutan Tommy itu, di antaranya mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Laksamana (Purn) Tedjo Edhy Purdijatno, mantan Danjen Kopassus Mayjen (Purn) Muchdi Purwoprandjono, hingga pengacara Elza Syarief. (res)