Putra bungsu Soeharto itu pun menilai hal tersebut wajar dan tak perlu ada yang dikhawatirkan.
"Saya kira mengenai keterkaitan identik dengan pak Harto, itu hal wajar, kenapa mesti dikhawatirkan?" kata Tommy dalam konferensi pers di sela-sela Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) ke-III Berkarya di Solo, Jawa Tengah, Minggu (11/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Adapun dikaitkan dengan Supersemar dan sebagainya, itu silakan boleh-boleh saja dikaitkan. Tapi yang utama Rapimnas ini konsentrasinya konsolidasi partai, memperbaiki kinerja partai," tuturnya.
"Saya kira sekarang rakyat makin tahu mana yang lebih enak dan mana yang lebih tidak enak," ujar Tommy.
Karena itu, Tommy menyerahkan sepenuhnya kepada rakyat untuk menentukan pilihannya dalam memilih pemimpin negara yang bisa mengelola pemerintahan dan bangsa Indonesia.
"Saya kira tidak ada masalah dengan hal tersebut. Nanti biar rakyat yang menentukan siapa yang lebih baik untuk mengelola bangsa dan negara ini," kata Tommy.