Raut antusias tampak terlihat di wajah para kader Berkarya sebelum memasuki lingkungan pemakaman Presiden ke-2 Indonesia Soeharto dan istri, Siti Hartinah atau yang akrab disapa Ibu Tien.
Makam keduanya berada di dalam Rumah Joglo. Di dalam rumah dengan orname khas Jawa itu ada pula makam ayah Ibu Tien, Kanjeng Pangerang Haryo (KPH) Soemoharjomo, ibunya Raden Ayu Hatmanti Hatmohoedojo, serta kakaknya, Siti Hartini Wudang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu per satu para kader Berkarya dari sejumlah daerah masuk ke ruangan makam Soeharto dan Ibu Tien. Mereka datang untuk berziarah sekaligus meminta 'restu' kepada 'Bapak Pembangunan' itu.
Kader Berkarya berziarah ke makam Soeharto di Karanganyar usai Rapimnas di Solo, Jawa Tengah. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan) |
"Ya kita kan tradisi orang Jawa khususnya, kami kan mendoakan para pendiri bangsa ini lah, khususnya partai Berkarya ini sebagai ikonnya kan Pak Harto," kata Muchdi kepada CNNIndonesia.com, Senin (12/3).
"Kami mendoakan agar (pak Harto) termasuk pendiri bangsa, pahlawan pembangunan, kami doakan agar diampuni segala dosa-dosanya. Saya kira itu saja tujuan kami," tuturnya.
"Saya berdoa supaya pak Tommy bisa seperti bapaknya pak Harto, ini kan makamnya pak Harto," kata dia.
Menurut dia, kader-kader lainnya juga turut mendoakan hal yang sama, terlebih putra bungsu Soeharto itu telah dikukuhkan menjadi ketua umum Partai Berkarya. Tommy bakal memimpin partai berlambang pohon beringin itu sampai 2022.
"Ini semua kader ke sini mendoakan Pak Tommy supaya berhasil mimpin seperti bapaknya," tutur Sri yang sebelumnya merupakan kader Partai Golkar.
Tommy ternyata telah lebih dulu berziarah ke makam ayah dan ibunya pada Sabtu (10/3) malam usai membuka Rapimnas yang dihelat di Hotel Lorin, Solo. Tommy datang dengan beberapa orang pada malam itu.
Astana Giribangun berada di perbukitan daerah Karanganyar. Untuk menuju ke pemakaman keluarga Ibu Tien tersebut dibutuhkan waktu sekitar 45 menit hingga 1 jam perjalanan dari Solo.
Untuk menuju kompleks makam Pangeran Sambernyawa yang dikenal dengan Astana Mangadeg bisa dilalui dengan berjalan kaki dari Astana Giribangun. Jalan setapak sengaja dibuat untuk memudahkan para penziarah.
Keluarga Cendana disebut kerap ziarah ke makam Pangeran Sambernyawa usai ziarah ke makam Soeharto dan Ibu Tien di Astana Giribangun. (dal/sur)
Kader Berkarya berziarah ke makam Soeharto di Karanganyar usai Rapimnas di Solo, Jawa Tengah. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)