Selama ini Artidjo dikenal tegas dalam memutus hukuman. Ia beberapa kali memperberat hukuman koruptor yang mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung.
Pengacara Ahok, Josefina Syukur, mengatakan timnya tidak pernah takut menghadapi hakim mana pun, karena semua hakim pada hakikatnya sama saja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua hakim lain yang mendampingi Artidjo dalam menangani perkara PK Ahok adalah Salman Luthan (pembaca I), dan hakim Sumardiatmo (pembaca II).
Lihat juga:Rekam Jejak Artidjo, Si 'Algojo' PK Ahok |
Ahok mengajukan PK atas vonis yang diterimanya terkait kasus penodaan agama dari majelis PN Jakut pada 2017 silam. Dalam pengajuan PK ini, kuasa hukum Ahok mencantumkan kasus putusan terdakwa Buni Yani dari hakim PN Bandung sebagai referensi.
Hanya ada dua poin yang dicantumkan dalam memori PK tersebut yakni putusan terdakwa kasus ujaran kebencian Buni Yani dan kekeliruan hakim.
Lihat juga:PK Ahok Sudah Mendapat Nomor Perkara di MA |