Sambil Menangis, Sukmawati Soekarnoputri Minta Maaf

SAH, CNN Indonesia | Rabu, 04/04/2018 15:00 WIB
Sambil Menangis, Sukmawati Soekarnoputri Minta Maaf Sukmawati Soekarnoputri meminta maaf kepada umat Islam atas puisi 'Ibu Indonesia' yang dia bacakan. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sukmawati Soekarnoputri akhirnya meminta maaf atas karya puisi miliknya yang berjudul "Ibu Indonesia".

Permintaan maaf disampaikan putri Presiden RI ke-1 Soekarno itu khusunya kepada umat muslim di Indonesia.

"Dengan ini saya mohon maaf lahir dan batin kepada umat Islam di Indonesia, khususnya bagi yang merasa tersinggung terhadap puisi," kata Sukmawati sambil menangis, saat jumpa pers di bilangan Cikini, Jakarta, Rabu (4/4).



Menurut Sukmawati, puisi tersebut dia bacakan karena mengikuti tema pagelaran busana yang berlangsung.

"Saya sebagai seniman dan budayawan, ini murni karya satra saya mewakili pribadi tidak ada niatan menghina Islam dengan puisi. Saya muslim yang bangga dengan keislaman," tegas Sukmawati.

Sukmawati dilaporkan ke polisi karena isi puisi 'Ibu Indonesia' dibacakannya pada acara '29 Tahun Anne Avantie Berkarya' di Indonesia Fashion Week 2018 pekan lalu.

Laporan pertama terhadap Sukmawati dilakukan oleh seorang pengacara bernama Denny Andrian. Laporan itu terdaftar dengan nomor polisi : LP/1782/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimum tertanggal 3 April 2018.

Laporan kedua dilakukan Ketua DPP Hanura Amron Asyhari. Laporan tersebut diterima dengan nomor polisi : LP/1785/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimum tertanggal 3 April 2018.

Sedangkan laporan ketiga datang dari seorang bernama M Subhan di Bareskrim. Laporan tersebut diterima dengan nomor laporan polisi : LP/445/IV/2018/Bareskrim. Setelah itu Sukmawati juga dilaporkan Pengurus Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur. Laporan itu diterima dengan nomor polisi LPB/407/IV/2018/UM/Jatim.

Siang tadi, dua elemen masyarakat turut melaporkan Sukmawati ke Bareskrim dengan alasan serupa.

Dalam seluruh laporan polisi itu, Sukmawati diduga melanggar Pasal 156 dan Pasal 156 huruf a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penodaan Agama. (DAL)