FOTO: Aksi 64 Tuntut Sukmawati Dibui

Adhi Wicaksono, Hesti Rika, Safir Makki, CNN Indonesia | Jumat, 06/04/2018 19:55 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Sekitar seribu orang tergabung dalam Aksi 64 di Jakarta, menuntut polisi memproses hukum Sukmawati Soekarnoputri yang dianggap telah menista agama.

Massa yang tergabung dalam Persaudaraan Alumni 212, Front Pembela Islam (FPI) dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama berunjuk rasa dalam Aksi Bela Islam 64 di Jakarta, Jumat (6/4), menuntut Sukmawati Soekarnoputri diadili. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Semua ormas itu menilai Sukmawati Soekarnoputri telah menistakan agama Islam lewat puisi berjudul Ibu Indonesia yang ia bacakan dalam acara peragaan busana, beberapa waktu lalu. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Soekmawati Soekarnoputri dalam puisinya membandingkan azan dengan kidung Indonesia, serta membandingkan cadar dengan konde Ibu Indonesia. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Aksi 64 yang digelar usai Salat Jumat ini diikuti sekitar 1500 orang dari Jakarta dan sekitarnya. Kantor Bareskrim Polri di Kementerian Kelautan dan Perikanan menjadi titik akhir peserta aksi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Polda Metro Jaya mengerahkan sekitar 6.000 personel untuk mengamankan Aksi 64. Sejak awal hingga aksi selesai, tidak ada insiden berarti. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Sukmawati Soekarnoputri sebenarnya sudah meminta maaf atas puisinya yang memicu kontroversi. Namun sejumlah ormas tetap menuntut polisi memproses Sukmawati. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Massa juga mengekspresikan protes terhadap Sukmawati dengan membawa foto putri Proklamator itu, dengan menambahkan tulisan berupa tuntutan hukum kepada putri Proklamator itu. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Slamet Maarif mengatakan jika kasus Sukmawati dibiarkan, maka kasus penistaan agama akan terus berulang di Indonesia. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Slamet bahkan menyebut tidak menutup kemungkinan terulang demonstrasi lebih besar dari hari ini jika polisi tidak memproses kasus puisi Sukmawati Soekarnoputri. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Usai menemui Kabareskrim Polri, Komjen Ari Dono, perwakilan Aksi 64 Eggi Sudjana menyebut polisi telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Sukmawati Soekarnoputri pada Senin pekan depan. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Massa akhirnya membubarkan diri setelah sejumlah tokoh membacakan tuntutan aksi. Dalam salah satu poin tuntutan, massa aksi meminta Sukmawati Soekarnoputri bertobat atas tindakannya menistakan agama melalui puisi berjudul Ibu Indonesia. (CNNIndonesia/Safir Makki)