"Pak Prabowo kan juga punya networking di Eropa untuk mendukung melalui orang-orang, simpatisan kami yang pro Indonesia di Eropa supaya bisa memberikan suatu dukungan pada sawit kita, supaya tidak diperlakukan seperti sekarang," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (9/4).
Fadli mengatakan soal pilpres, Luhut sebelumnya juga sempat menanyakan kepada Prabowo tentang kesiapannya maju sebagai calon presiden. Prabowo pun disebut telah menjawab kesiapannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Jokowi: Luhut dan Prabowo Kawan Dekat |
Terkait Indonesia bubar 2030, Fadli menilai Prabowo dan Luhut yang sama-sama berlatar belakang militer, wajar membahas topik tersebut dari segi geopolitik dan geostrategi.
"Tetapi yang nonfiksi juga sebenarnya banyak, cuma enggak kami sebutkan aja dari mana," kata Fadli.
"Kami kan mau mengusung platform yang berbeda, jadi formula yang berbeda dari pemerintah sekarang yang membuat sulit masyarakat dari sisi ekonomi," ujarnya.
Luhut sebelumnya telah mengklarifikasi pertemuannya dengan Prabowo selama sekitar 1,5 jam di sebuah restoran Jepang di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, pada Jumat (6/4).
Luhut tak merinci topik pembicaraannya dengan Prabowo. Dia hanya mengatakan pertemuannya dengan Prabowo bukan sebagai bagian dari silaturahmi. (wis/sur)