Underpass Diujicoba, Macet di Mampang Terurai

DHF, CNN Indonesia | Rabu, 11/04/2018 07:11 WIB
Underpass Diujicoba, Macet di Mampang Terurai Underpass Mampang menghubungkan Mampang Prapatan hingga Jalan HR. Rasuna Said. Foto: CNN Indonesia/Dhio Faiz
Jakarta, CNN Indonesia -- Jalan lintas bawah (underpass) Mampang di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, hari ini mulai diuji coba selama sepekan ke depan. Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, kepadatan arus lalu lintas dari arah Jalan Warung Jati Barat menuju Jalan HR Rasuna Said yang saban hari terjadi kini mulai terurai.

Petugas gabungan dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya serta Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta membuka jalur pada pukul 06.20 WIB. Pembukaan dimulai dengan pengibaran bendera kontraktor PT Adhi Karya oleh Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko, dan Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Yusmada Faizal. Ada pula perwakilan dari Polda Metro Jaya dan PT Adhi Karya selaku kontraktor.

Terlihat belasan petugas gabungan dari Ditlantas Polda Metro Jaya, Dishub DKI Jakarta, dan kontraktor PT Adhi Karya mengarahkan pengguna jalan menuju arah Menteng dan Setiabudi supaya menggunakan underpass Mampang.



"Kendaraan yang ingin menuju Kuningan, silakan melewati underpass," kata seorang petugas Ditlantas Polda Metro Jaya dari mobil komando, Rabu (11/4).

Penggunaaan underpass ini dimulai oleh mobil patroli polisi yang kemudian disusul oleh ombongan kendaraan bermotor.

Underpass ini terbentang mulai dari Mampang Prapatan, tepatnya di sebelah halte busway Mampang, sampai Jalan HR. Rasuna Said, tepatnya di depan Kejaksaan Tinggi Jakarta atau Kedutaan Besar Belanda.

Underpass sepanjang 827 meter dengan lebar 14 meter dibangun saat masa pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pada 2016 lalu.

Pengerjaan underpass telah rampung sejak Sabtu (7/4), tetapi masih ada perapihan yang harus dikerjakan pada area ramp underpass. Tepatnya pada area Jalan Rasuna Said yang bersinggungan dengan pembangunan light rail transit (LRT) Cawang - Dukuh Atas.

Untuk sistem resapan air, underpass ini dilengkapi dengan empat unit pompa utama dan dua pompa penguras.


Sebelumnya saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kepala Bidang Simpang dan Jalan Tak Sebidang Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo underpass ini direncanakam akan mengurai kemacetan di beberapa titik.

Pertama, mengurangi kemacetan pada lalu lintas Barat - Timur di Simpang Kuningan yaitu pada Jalan Gatot Subroto. Dari Semanggi menuju Pancoran dan sebaliknya.

Kedua, lalu lintas Barat - Timur di Simpang Mampang yaitu pada Jalan Tendean. Dari Santa menuju Buncit dan dari Pancoran menuju Santa.

Ketiga, lalu lintas Utara - Selatan melalui underpass antara Mampang ke/dan dari Rasuna Said. (ayp)