Hal itu menanggapi pernyataan Kadis Perumahan Rakyat dan Permukiman DKI Jakarta Agustino Darmawan yang mengklaim pihaknya tak mampu membangun 250 ribu unit rumah seperti yang targetkan.
"Besok diluruskan," ujar Sandiaga di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Minggu (15/4).
Politikus Gerindra ini menilai pernyataan Agustino tersebut terlalu simpang siur. Oleh karena itu, ia mengaku perlu ada pernyataan resmi dari dirinya untuk meluruskan hal tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat didesak untuk menjelaskan soal teknis realisasi target tersebut, Sandiaga memilih bungkam.
Agustino menyebut, Dinas Perumahan tak mampu mencapai target tersebut karena keterbatasan lahan yang tersedia di ibu kota. Menurutnya, butuh kerja sama dengan swasta dan pemerintah pusat untuk memenuhi target 50 ribu unit rumah.
Lihat juga:Target 250 Ribu Rumah DP Rp0 Terganjal Dana |
Pemprov DKI juga berencana menggandeng BUMD untuk merealisasikan janji kampenye Anies-Sandi. Kerjasama itu dilakukan lantaran Pemprov DKI tidak bisa membangun rusunami.
Pemprov DKI berencana menganggarkan Rp2,62 triliun per tahun untuk menalangi pembayaran uang muka program rusun DP Rp0. Angka diklaim cukup untuk menalangi uang muka dari 50 ribu unit rumah DP Rp0 yang semula ditargetkan Pemprov DKI bisa dibangun setiap tahun. (sur)