Prabowo Didesak Tunjuk Cawapres dari PKS

Joko Panji Sasongko, CNN Indonesia | Selasa, 17/04/2018 05:41 WIB
Prabowo Didesak Tunjuk Cawapres dari PKS Namun tidak menutup kemungkinan PKS bakal mendukung cawapres eksternal jika dinamika politik berubah signifikan. Foto: CNN Indonesia/Bimo Wiwoho
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera Mardani Ali Sera mendesak Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto segera menentukan pilihan. Dia ingin Prabowo segera menunjuk salah satu dari sembilan kader yang dijagokan PKS untuk dipinang sebagai calon wakil presiden dalam Pemilihan Presiden 2019.

Menurut Mardani, keputusan politik Prabowo sangat dinantikan jika Gerindra masih ingin berkoalisi dengan PKS dalam Pilpres 2019.

"Pak Sohibul Iman (Ketum PKS) kan sudah memberi syarat yang agak tegas, cawapres dari PKS kalau capres Pak Prabowo," ujar Mardani saat dihubungi, Senin (16/4).

Mardani enggan menyebut kader PKS yang bakal digaet oleh Prabowo sebagai cawapres. Hanya saja dia berharap salah satu kader sudah disodorkan bisa mendampingi Prabowo.

Kader-kader PKS yang dijagokan buat mendampingi Prabowo adalah Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Fungsionaris PKS M. Anis Matta, Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno, Presiden PKS Muhammad Sohibul Iman, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri, Anggota DPR Tifatul Sembiring, Anggota DPR Al Muzammil Yusuf MS, dan Anggota DPR Mardani Ali Sera.

"Katakanlah Pak Prabowo-Sohibul Iman, Prabowo-Ahmad Heryawan, atau Prabowo-Anis Matta maka itu jauh lebih baik buat kami dan Gerindra," ujarnya.
Walau demikian, menurut Mardani PKS tidak menutup peluang mendukung sosok di luar koalisi sebagai cawapres bagi Prabowo. Namun, kemungkinan itu baru dilakukan jika terjadi dinamika politik yang signifikan.

"Namanya politik semuanya dinamis, semua kemungkinan ada. Dan kalau ternyata kemungkinan itu menguat, maka kita akan berbincang dengan sangat elegan dan berani untuk menyampaikan ke Gerindra atau Pak Prabowo bahwa ini ada perkembangan penting, kita harus membahas ini," ujarnya.

Di sisi lain, Mardani memprediksi deklarasi dukungan bagi Prabowo akan disampaikan usai PKS menggelar rapat Majelis Syuro pada akhir April 2018. Selama rapat itu belum digelar, dia mengatakan PKS memilih terus berkomunikasi dengan Gerindra membahas koalisi.

Prabowo Subianto memang menyatakan kesiapan menerima mandat dari partai Gerindra buat kembali bersaing dalam pilpres 2019. Namun hingga hari ini, belum ada kepastian soal deklarasi dari Prabowo sebagai capres 2019.

Dalam Pilpres 2014 silam, Prabowo kalah dari Jokowi. Kekalahan di Pilpres juga pernah dirasakan Prabowo saat menjadi cawapres mendampingi Megawati Soekarnoputri dalam Pilpres 2009.
(ayp/ayp)