"Namanya bukan kebocoran soal, tetapi kecurangan yang dilakukan individual siswa. Kami sedang melakukan identifikasi, yang jelas nanti akan ada sanksinya," ujar dia, di Jakarta, Rabu (25/4) dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Insya Allah nanti akan terlacak oleh sistem," ucap dia.
Seorang peserta UN tingkat SMP, Keysa, membenarkan bahwa soal yang beredar mirip dengan soal UNBK yang dikerjakannya pada saat ujian.
"Ada yang mirip dengan bocoran soal yang ada, tapi angka-angkanya berbeda," aku dia.
Sebanyak 4.296.557 siswa SMP dan MTs mengikuti UN yang diselenggarakan pada 23 April hingga 26 April 2018. Dari jumlah tersebut, peserta yang mengikuti UN Berbasis Komputer (UNBK) sebanyak 2.694.692 siswa atau 63 persen, dan UN Kertas dan Pensil (UNKP) diikuti 1.601.865 siswa atau 37 persen.
UN untuk tingkat SMP mengujikan empat mata pelajaran, yakni Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). UN susulan akan digelar pada 8 dan 9 Mei 2018, serta pengumuman pada 23 Mei.
(arh/ugo)