"Berdasarkan arahan senior kami, cukup yang melakukan konferensi pers yang bersangkutan yaitu ulama kita yang melakukan konpers di Larazetta (Tebet)," kata mantan Koordinator Lapangan Presidium Alumni 212 Daud Poli Raja di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (25/4).
Daud mengatakan, pihaknya berhati-hati dalam memberi keterangan, terutama terkait dengan pertemuan Jokowi dengan Tim 11. Sebab, bukan tak mungkin bisa dimanfaatkan pihak-pihak lain untuk kepentingan tertentu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Daud bilang pihaknya tidak ingin mengeluarkan pernyataan yang dapat memperkeruh situasi saat ini. Menurutnya perjuangan umat Islam ke depannya membutuhkan satu komando dan tidak boleh terpecah belah.
"Kami akan minta difasilitasi kepada senior kami untuk melakukan silaturahmi lebih ke yang bersangkutan dan tidak untuk konsumsi publik," katanya.