Moeldoko Temukan Ribuan Buruh China di Morowali

Ihsan Dalimunthe, CNN Indonesia | Kamis, 26/04/2018 10:20 WIB
Moeldoko Temukan Ribuan Buruh China di Morowali Moeldoko temukan TKA China di Morowali. (CNN Indonesia/Aulia Bintang Pratama)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengaku telah berkunjung ke Morowali, Sulawesi Tengah untuk memantau pergerakan tenaga kerja asing (TKA) di Indonesia yang belakangan menjadi polemik.

Melalui akun twitter pribadinya, mantan Panglima TNI itu mengakui Morowali termasuk daerah yang disebut-sebut telah 'dibanjiri' TKA China.

"Alhamdulillahirobbilalamin, kemarin saya menyempatkan diri berkunjung ke Morowali. Penasaran dan ingin cek langsung tempat yang dihebohkan memiliki permasalahan dengan tenaga kerja asingnya," kicaunya lewat akun @Dr_Moeldoko, Kamis (26/4).




Dari hasil pantauan yang dilakukannya Rabu (24/4) itu, Moeldoko mengaku menemukan adanya TKA China. Namun, Moeldoko mengklaim jumlahnya masih lebih sedikit dibandingkan tenaga kerja lokal.

"Ternyata saya dapati dari 13 ribu tenaga kerja di sana, memang 2.000 berasal dari Tiongkok. Tapi sisanya anak negeri Indonesia," kata Moeldoko.



Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengakui banyaknya TKA China di Morowali menarik perhatian banyak masyarakat.

Namun, setelah ditelusuri olehnya, ternyata tenaga kerja asal China tersebut dipekerjakan untuk mempercepat realisasi investasi fasilitas pemurnian mineral (smelter) di Morowali.

"Saya menginap di situ, memang ada tenaga kerja asal China. Tapi mereka itu kerja knock down supaya cepat jadi. Kami harap, setelah proyek selesai, pekerja asal China di Morowali bisa segera dikurangi," terang Luhut.

(DAL/DAL)