Dari pantauan CNNIndonesia.com, Senin (7/5), ratusan orang berkerumun di sekitar gedung PTUN Jakarta di kawasan Cakung, hingga mendekati kantor Wali Kota Jakarta Timur. Kebanyakan dari mereka mengenakan baju putih dan peci. Sebagian mengaku bukan anggota HTI dan datang dari luar kota seperti Bandung dan Tangerang.
Kepolisian juga menerjunkan sekitar 500 anggotanya buat mengawal jalannya sidang putusan gugatan HTI. Mereka terdiri dari satuan Brimob dan Sabhara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Nasib HTI Ditentukan Hakim PTUN Hari Ini |
Aparat Brimob dilengkapi dengan senjata lengkap. Mereka juga membawa peralatan antihuru-hara seperti tameng dan gas air mata. Polisi juga menyiapkan dua kendaraan taktis Barracuda dan sebuah meriam air (water canon).
Juru Bicara HTI Ismail Yusanto membenarkan bakal ada massa eks anggota HTI yang datang ke PTUN Jakarta untuk menunggu putusan. Sidang sedianya dihelat pada pukul 09.00 WIB.
Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen AHU) Kemenkumham, Freddy Harris menyatakan pencabutan badan hukum HTI merupakan tindak lanjut dari penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas. Pemerintah menganggap HTI mengingkari Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga organisasi, serta prinsip khilafah yang dianut bertentangan dengan Pancasila. (ayp/sur)