PT INKA Siapkan Rangkaian Terakhir LRT untuk Asian Games 2018

DHF, CNN Indonesia | Selasa, 08/05/2018 00:48 WIB
PT INKA Siapkan Rangkaian Terakhir LRT untuk Asian Games 2018 PT INKA menargetkan pengerjaan 8 rangkaian kereta Light Rapid Transit (LRT) selesai awal Juli guna mendukung sarana dan prasarana Asian Games 2018 di Palembang. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- PT INKA (Persero) memasuki produksi rangkaian kereta (trainset) terakhir kereta ringan atau Light Rapid Transit (LRT) yang akan dioperasikan sebagai moda transportasi pendukung kegiatan Asian Games 2018.

Direktur Produksi PT INKA Bayu Waskito mengatakan pihaknya optimistis bisa mengirim rangkaian kereta ini bersama rangkaian lainnya yang dipesan PT KAI.

"Hari ini sedang kita create trainset terakhir. Speed kita paling banter satu bulan itu kita sudah akan selesaikan semua. Sehingga target awal Juli kita optimis bisa selesaikan total delapan trainset sebanyak 24 kereta," ujar Bayu di Pabrik PT INKA, Senin (7/5).


Keenam rangkaian LRT tersebut akan menyusul dua rangkaian kereta yang sudah mendarat di Palembang, April lalu.

Untuk mempersiapkan sarana dan prasarana LRT, hari ini PT INKA menerjunkan tim teknis ke Palembang. Mereka akan melakukan uji teknis LRT sebelum dioperasikan sepenuhnya.

Setiap rangkaian LRT Sumsel akan diisi tiga kereta yang mampu mengangkut maksimal 536 penumpang. LRT ini dapat menembus kecepatan 100 kilometer per jam.

LRT Sumsel akan menggunakan rel kecil atau narrow gauge (NG) dengan diameter 1.067 milimeter. Kereta cepat ini juga menggunakan motor listrik yang dilengkapi third rail sebagai sumber daya listrik buatan PT INKA.

Badan kereta LRT akan menggunakan aluminium double skin serta kaca jendela dari jenis safety glass (tempered) dan dilapisi anti-UV 60 persen, sehingga mampu mengurangi radiasi sinar matahari langsung.

Bayu berkata untuk menekan biaya produksi, perusahaan pelat merah itu memproduksi komponen sendiri. Sekitar 45 persen komponen dihasilkan di dalam negeri.

Bayu menyebut karena proyek ini adalah proyek perdana LRT yang ditangani PT INKA, beberapa komponen utama masih impor. Meski begitu PT INKA mengusahakan perakitan di dalam negeri dan belajar memproduksi sedikit demi sedikit.

"Beberapa komponen utama masih impor, tapi sebagian besar dilakukan pengerjaan di sini seperti propulsor. Itu tetap nanti assembling di PT INKA," tuturnya.

Kereta ringan ini rencananya bakal digunakan sebagai moda transportasi pendukung Asian Games 2018. LRT Sumsel akan menghubungkan Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin menuju kawasan Sport City Jakabaring, arena perhelatan Asian Games 2018. (osc/pmg)