Keempat BUMD itu adalah PD Pembangunan Sarana Jaya, PT Jakarta Propertindo, Bank DKI, dan PD Pasar Jaya.
Anies menilai banyak anak buahnya yang salah paham dalam menyampaikan mekanisme rumah DP Rp nol. Ia menduga mereka belum berpengalaman menggarap proyek serupa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada video itu, Anies juga masih menyebut program rumah dengan DP Rp nol sebagai program 'DP nol persen'. Padahal, resminya adalah rumah dengan DP Rp nol.
Rumah contoh dalam program DP nol rupiah di Rorotan, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu. (CNN Indonesia/Tiara Sutari) |
Dia mengibaratkan program andalannya itu sebagai sebuah lagu dengan syair dan nada yang apik, tetapi dinyanyikan buruk oleh penyanyinya.
"Simpang siur. Kenapa? Karena memang njlimet. Coba kalau bapak ibu habis ini diwawancara satu-satu, pasti beda-beda jawabnya," ujar Anies.
Oleh sebab itu, Anies pun memerintahkan keempat BUMD itu mengumpulkan iuran untuk menyewa jasa tim konsultan komunikasi guna menerjemahkan bahasa finansial dan bahasa teknis dari program DP Rp nol. Tujuannya, masyarakat bisa mudah memahaminya.
Sementara itu, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) seperti Dinas Perumahan DKI hanya diperbolehkan untuk menyampaikan mekanisme rumah DP nol berdasarkan 'skrip' yang sudah disiapkan oleh konsultan nantinya.
"Stop this. Ini harus berhenti. Berhenti tuh bukan berhenti komunikasi. Ini nada-nada yang berbeda ini disamakan satu suara. Nah kumpulkan saja. Jadi nanti dikoordinir ya pak untuk satu itu. Kalau pertengahan Mei sudah ada consulting firm-nya nggak usah mahal-mahal, enggak usah rumit-rumit tapi yang efektif dan yang jago komunikasi untuk orang Indonesia," kata Anies.
[Gambas:Youtube]
Rencananya, Pemprov DKI akan bekerjasama dengan pihak swasta untuk memenuhi target pembangunan hunian sebanyak 250 ribu unit. Sebanyak 93 ribu unit di antaranya dibangun oleh BUMD PD Sarana Jaya dalam lima tahun, sisanya oleh pihak swasta. (arh/pmg)
Rumah contoh dalam program DP nol rupiah di Rorotan, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu. (