"Anggota yang meninggal ini sebetulnya bukan tim penindak, pemukul. Mereka adalah tim pemberkasan," ujar Tito dalam konferensi pers di Mako Brimob, Kamis (10/5) sore.
"Jadi (teroris) yang sudah ditangkap kemudian diserahkan kepada tim penyidik, mereka akan diberkas. Untuk dipersiapkan menuju persidangan."
Tito menjelaskan bahwa dari ruangan tim itulah, yang berlokasi di ujung Mako Brimob, senjata bisa dirampas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tito tak menyangkal ada kelemahan dari sistem seperti itu. Namun, karena selama ini berjalan aman, maka tidak dilakukan perubahan.
Lihat juga:Olah TKP di Mako Brimob Selesai Malam Ini |
Insiden ricuh di Mako Brimob sendiri berakhir pada Kamis pagi ini pukul 07.15 WIB.
lima aparat kepolisian dan satu lainnya adalah tahanan yang melawan petugas.
Dari 155 narapidana, 145 dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, sementara 10 ditahan untuk kepentingan penyelidikan.